Indoposonline.NET – Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) mengantongi fasilitas kredit USD8 juta. Fasilitas berjenis letter of credit (LC usance nonrevolving) itu, berdurasi 12 bulan. Limpahan dana segar tersebut akan digunakan perusahaan untuk pembelian bahan baku laptop proyek perusahaan.
Manajemen Zyrexindo Mandiri kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut fasilitas kredit tersebut didapat dari PT Bank Index Selindo. ”Tanda tangan perjanjian kredit atas penyediaan tambahan fasilitas kredit modal kerja dari Bank Index Selindo telah dilakukan pada Kamis, 12 Agustus 2021,” tutur Sekretaris Perusahaan Zyrexindo mandiri Evan Jordan, Senin (16/8).
Baca juga: Urai Macet, Lippo Cikarang Buka Akses Jalan Delta Silicon 8-Cibarusah
Tambahan fasilitas kredit dari Bank Index itu, memiliki tenor maksimal 120 hari. Di mana, pemakaian fasilitas LC itu akan disesuaikan dengan kontrak pembelian barang ke pihak supplier atau vendor. Penandatanganan perjanjian kredit, pemberian jamin telah dilaksanakan sesuai ketentuan, perundang-undangan yang berlaku.
Sekadar informasi, sebelumnya produsen laptop merek Zyrex itu, mendapat dana segar Rp700 miliar. Itu menyusul perolehan kontrak atau perjanjian jual beli 165 ribu unit laptop dari dua distributor perseroan.
Baca juga: Pendapatan Bank Banten Melangit 262 Persen, Ini Pemicunya
Dua distributor perusahaan itu, tepatnya PT Intan Pariwara sejumlah 45 ribu unit laptop, dan PT Dragon Computer & Communication sejumlah 120 ribu unit laptop untuk penjualan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. ”Teken kesepakatan tersebut telah dilakukan pada 28 Mei 2021 lalu,” tutur Timothy Siddik, Direktur Utama PT Zyrexindo Mandiri Buana, kepada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (14/8).
Siddik mengaku perolehan kontrak tersebut berdampak positif kepada perusahaan. Setidaknya, perusahaan bakal mendapat tambahan pendapatan sejumlah Rp700 miliar. (abg)


























