• Redaksi
Minggu, Januari 25, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perang Dagang Berkecamuk, Ini Saham Jagoan Mirae Asset

abu by abu
14 Januari 2025 19:27
Perang Dagang Berkecamuk, Ini Saham Jagoan Mirae Asset
Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyarankan investor berinvestasi pada saham-saham berdividen tinggi. Itu sangat krusial di tengah deru ancaman dampak perang dagang global. 

“Ada 80 saham dapat menjadi pilihan untuk mendapat keuntungan investasi ketika pasar penuh ketidakpastian tahun ini,” tutur Handiman Soetoyo, Head of Proprietary Investment Mirae Asset, pada Media Day: January 2025 by Mirae Asset hari ini, 14 Januari 2025. 

Pada acara bertajuk “Secure Greater Returns with Dividend Stocks in 2025” itu, dia mengungkap 80 saham perusahaan berdividen tinggi tersebar seluruh sektor usaha kecuali sektor properti. Nah, dari 80 saham itu, lima saham utama pilihan Mirae Asset yaitu Bank Jatim (BJTM), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bukit Asam (PTBA), Perusahaan Gas Negara (PGAS), dan Trans Power Marine (TPMA). 

Baca Juga

Masuk Top 10 Bank, BSN Berkomitmen Kepuasan Nasabah

Lepas Jutaan Saham Asuransi Digital, Dapen Bank Jateng Dulang Rp5,93 Miliar

Pemerintah Cabut Izin, Ini Penjelasan Grup Astra

Geber Buyback, Grup Bakrie Bakar Duit Rp590 Miliar

Baca juga: Pionir Inovasi, Mirae Asset Sodorkan Artificial Intelligence MAIA

Kelima saham tersebut diramal menjadi penyumbang terbesar dari prediksi total dividen perusahaan penghuni bursa saham tahun ini yaitu Rp322,4 triliun. Prediksi dividen 2025 itu, turun 11,4 persen dibanding tahun sebelumnya tersebab adanya kejadian di luar kebiasaan tahun lalu, terutama dari dividen spesial Alamtri Resources Indonesia (ADRO) senilai Rp 41,53 triliun.

Sejumlah perusahaan berdividen tinggi itu, berpotensi kembali menawarkan dividen menarik tahun ini. Itu terutama berkaca pada catatan historis pembayaran dividen tahun lalu. Pada 2025, Handiman mencatat nilai dividen dibagikan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu sejumlah Rp364,2 triliun alias surplus 1,9 persen YoY. 

Nilai dividen Rp364,2 triliun dibagikan pada 2024 tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interim. Untuk musim dividen, dia mengatakan puncak musim dividen setiap tahun jauh pada Maret-Juni, dan sepanjang kuartal IV. Sepanjang 2024, sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar dengan kontributor utama seperti ADRO, BBRI, Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI). “Itu mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” uapnya.

Baca juga: Perang Dagang Warnai 2025, Mirae Asset Ramal IHSG Jejak 8.000 

Tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat menebar dividen juga makin meningkat yaitu 342 perusahaan (dari 323 perusahaan pada 2023) seiring dengan bertambahnya emiten baru di pasar saham. Meski naik secara jumlah, rasio perusahaan pembagi dividen dengan total perusahaan listing di bursa turun yaitu 38,3 persen pada 2024 (dari 39,4 persen pada 2023) seiring dengan lebih sedikitnya perusahaan tercatat baru yang membagikan dividen. 

Pada 2024, ADRO dan BBRI menyandang predikat sebagai emiten pembagi dividen terbesar dari sisi nilai, masing-masing Rp54,4 triliun, dan Rp48,1 triliun pada 2024. Nah, dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), emiten pembagi dividen terbesar ADRO 49,4 persen, Golden Energy Mines (GEMS) 20,5 persen, dan Baramulti Suksessarana (BSSR) 19,8 persen. 

Dengan setoran dividen besar dari BBRI beserta dividen perusahaan BUMN lain, setoran dividen perusahaan pelat merah ke pemerintah hingga November 2024 telah melebihi target yaitu senilai Rp86,4 triliun. Dari jumlah itu, perusahaan BUMN berkontribusi 68,6 persen dari total dividen disetorkan kepada kas negara. Secara sektoral, BUMN perbankan masih dominan dengan kontribusi 57,4 persen. “Mengingat target penerimaan dividen BUMN 2025  masih meningkat yaitu Rp90 triliun, kami meyakini BUMN yang listed akan tetap memberi dividen besar tahun ini,” tutur Handiman. 

Baca juga: Suku Bunga, dan Inflasi Stabil, Ini Kata Mirae Asset Sekuritas 

Pada kesempatan sama, Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, menyatakan masih optimistis pasar modal Indonesia 2025 akan positif. Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai 8.000 tahun ini juga diyakini Rully dapat terealisasi di tengah potensi perang dagang era pemerintahan Donald Trump Jilid 2 di AS. 

“Meski sekarang pelaku pasar masih menunggu berita positif dari global dan dalam negeri, kami optimistis terhadap pasar saham Indonesia karena dua faktor dari dalam negeri, yaitu inflasi stabil dan daya beli terjaga,” ungkap Rully. 

Untuk inflasi, tuturnya, Indonesia terus menunjukkan penurunan, didukung stabilitas harga bahan makanan. Dia memperkirakan harga bahan makanan akan tetap stabil tahun depan, selama tidak ada gangguan cuaca ekstrem. Stabilitas harga bahan makanan, pembatasan pemberlakuan efektif PPN 12 persen oleh pemerintah, khusus barang, dan jasa mewah akan menjadi faktor positif dalam menjaga daya beli, dan konsumsi masyarakat Indonesia. 

Baca juga: Pangkas Suku Bunga, Mirae Asset Ramal IHSG Jebol Level 7.915

Untuk makroekonomi, Rully dan Tim Riset Mirae Asset memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5 persen dengan posisi suku bunga acuan 5,5 persen pada akhir 2025. Menurut dia, dengan kondisi pasar masih berfluktuasi tajam, dan antisipasi terhadap efek dari kebijakan Trump, Bank Indonesia kemungkinan baru akan menurunkan suku bunga pada semester II/2024.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor makroekonomi tersebut, pasar modal Indonesia tetap memiliki prospek positif pada 2025. Kondisi global penuh tantangan diharapkan dapat dihadapi dengan kebijakan tepat, dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan. (abg)

Tags: Dividen TinggiDonald TrumpEskalasiMirae AssetPerang DagangSejumlah Saham

Berita Terkait

Masuk Top 10 Bank, BSN Berkomitmen Kepuasan Nasabah
Ekonomi

Masuk Top 10 Bank, BSN Berkomitmen Kepuasan Nasabah

2026/01/23
Lepas Jutaan Saham Asuransi Digital, Dapen Bank Jateng Dulang Rp5,93 Miliar
Ekonomi

Lepas Jutaan Saham Asuransi Digital, Dapen Bank Jateng Dulang Rp5,93 Miliar

2026/01/23
Pemerintah Cabut Izin, Ini Penjelasan Grup Astra
Ekonomi

Pemerintah Cabut Izin, Ini Penjelasan Grup Astra

2026/01/23
Geber Buyback, Grup Bakrie Bakar Duit Rp590 Miliar
Ekonomi

Geber Buyback, Grup Bakrie Bakar Duit Rp590 Miliar

2026/01/23
Buyback, Distributor iPhone Siapkan Rp150 Miliar
Ekonomi

Buyback, Distributor iPhone Siapkan Rp150 Miliar

2026/01/23
Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun
Ekonomi

Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun

2026/01/11

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

media sosial - indoposnews

Tips Membangun Citra di Media Sosial

7 Juni 2022 15:25
Wapres Maruf Amin

Tol Langit Modal Penting Menuju Indonesia Digital, Ini Kata Wapres

6 Juli 2021 17:27
Kurniamitra

Kurniamitra Duta Borong Lahan di PIK Rp45,19 Miliar 

13 Maret 2022 06:57
DSSA

Dian Swastatika Dirikan Anak Usaha Bidang Holding

29 November 2021 10:27
vaksin

1,389 Juta Dosis Vaksin Siap Pakai Tiba di Indonesia

9 Mei 2021 01:03
kematian

Catat, Kematian Tidak Cuma Meninggalkan Kesedihan Semata. Tapi…

23 April 2021 07:30
Surplus 21 Persen, Penjualan Sinar Eka Selaras Sentuh Rp1,09 Triliun

Surplus 21 Persen, Penjualan Sinar Eka Selaras Sentuh Rp1,09 Triliun

31 Mei 2024 12:27
Masuk Top 10 Bank, BSN Berkomitmen Kepuasan Nasabah

Masuk Top 10 Bank, BSN Berkomitmen Kepuasan Nasabah

23 Januari 2026 17:27
Tangkapan layar Sinetron Dewi Rindu

Sinopsis Dewi Rindu Selasa 5 April : Dewi dan Rangga Sedih Ada Apa?

5 April 2022 18:27
Warga tengah antre dengan menjaga jarak di layanan SIM keliling di Kampus Trilogi Kalibata, Jakarta Selatan

Berikut Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Rabu 24 November

24 November 2021 07:20

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu