• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Awas Erdogan 

abu by abu
13 April 2023 05:27
Awas Erdogan

Erdogan terancam kalah Pilpres Turkiye. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ”APAKAH agama Anda?” Ia menjawab: “Apakah menjadi penganut Alevi kriminal?” Yang menjawab itu calon kuat presiden Turkiye saat ini. Hasil jajak pendapat sementara ia unggul dari Tayyeb Erdogan. Sampai lima persen. Pemilu Turkiye dilangsungkan bulan depan, Mei 2023. Kini lagi seru-serunya kampanye di sana. Dunia Barat berharap Erdogan kalah. Di bawah Erdogan Turkiye menjadi satu-satunya anggota NATO mbalelo saat ini: 

tidak mau menyetujui Swedia menjadi anggota NATO. Padahal, ketika Finlandia mengajukan diri menjadi anggota pakta pertahanan Atlantik Utara itu Erdogan menyetujui. Sikap keras Erdogan itu terkait dengan dua hal. Dan rakyat Turkiye suka Erdogan seperti itu. Swedia, menurut Erdogan, banyak menampung pemberontak separatis Kurdi. Kedua, Swedia membiarkan ada pembakaran Alquran di sana. Tidak hanya satu kali. Erdogan dinilai terlalu Islami.

Sebaliknya, penantangnya di Pilpres kali ini dianggap terlalu sosialis. Sang penantang menjadi salah satu wakil ketua organisasi sosialis dunia. Karena itu ia jarang berbicara soal agama. Sampai-sampai ada yang bertanya: agamanya apa. Nama Capres unggulan ini: Kemal Kılıçdaroğlu. Baca: kiliichdarolu. Umurnya 74 tahun. Ia seorang akuntan dan mantan pejabat di Kemenkeu Turkiye. Sebagai seorang sosialis ia dikenal sangat pro ekonomi rakyat dan pengusaha kecil informal.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Cara Jenaka Hadapi Mahfud MD

Nama Kemal menjadi sangat populer tahun 2017 ketika ia melakukan jalan kaki dari Ankara ke Istanbul. Pakai sandal. Sejauh Sukabumi ke Jakarta. Itu ia lakukan untuk menuntut keadilan dari pemerintah Erdogan yang dianggap otoriter. Di tengah perjalanan banyak pendukungnya bergabung. Total sampai 10.000 orang. Satu orang meninggal kena serangan jantung. Lalu, ganti anaknya bergabung di long march itu. Jarak itu ditempuh dalam 21 hari. 

Tentu ada usaha pengadangan di beberapa tempat. Termasuk tiba-tiba ada proyek pembongkaran jalan. Tapi banyak juga yang simpati sambil kasihan. Para dokter mengingatkan agar Kemal ganti sepatu. Untuk menjaga kesehatan kakinya. Tapi Kemal tetap menyelesaikan demonya dengan sandal dan baju putihnya. Sejak itu nama Kamal sering disebut sebagai Mahatma Gandhi-nya Turkiye. Di lain pihak inflasi yang hyper di Turkiye membuat popularitas Erdogan menurun. 

Baca juga: Trump Tuai Badai Karma

Apalagi ia sudah 20 tahun menjabat presiden. Mata uang Turkiye merosot tajam. Turkiye sering kena sanksi Amerika. Harga-harga kebutuhan hidup naik terus. Boleh dikata periode terakhir masa jabatan Erdogan kurang baik. Ndilalah kena gempa bumi pula, yang Anda belum lupa: begitu dahsyatnya. Tapi Erdogan dipandang sebagai orang kuat. Dua periode pertamanya pembangunan Turkiye luar biasa. Di perang Ukraina Turkiye berperan sebagai penjaga Selat Bosporus yang berwibawa.

Erdogan masih lima tahun lebih muda dari Kemal. Kini umur Erdogan 69 tahun. Di Turkiye belum muncul calon pemimpin yang lebih muda. Mungkin soal agama akan menentukan Pilpres bulan depan. Unggul 5 persen belum jadi jaminan Kemal akan menang. Apalagi keyakinannya pernah dianggap sebagai aliran sesat di Turkiye. Bahkan dilarang di zaman Kemal Attaturk, di tahun 1925. Keyakinan Kemal Kılıçdaroğlu adalah ini: Alevi. Alevi satu aliran tarekat di Turkiye dan sekitarnya. 

Terbanyak di pedalaman Turkiye. Di pegunungan tengah. Kalau Anda melakukan perjalanan dari Ankara ke Konya, di tengah perjalanan itulah basisnya. Ankara adalah ibu kota Turkiye. Konya adalah tempat Maulana Rumi mengajarkan aliran sufinya. Berarti wilayah pedalaman Turkiye ini didominasi aliran sufi. Ketika perjalanan Anda dari Ankara melewati dua jam, beloklah ke kiri. Satu jam dari belokan itulah pusatnya Alevi. Di situlah ”pemegang kunci pintu” menuju Tuhan dimakamkan. 

Baca juga: Tarian Mahfud MD

Ia adalah mursyid besar Alevi. Namanya, mungkin Anda tidak ingin tahu: Haji Bektash Veli. Alevi sebenarnya sama saja dengan aliran tarikat yang lain. Mereka percaya pemegang kunci pintu pertama menuju Tuhan adalah Ali bin Abu Tholib. Kedua, Hasan. Ketiga, Husein. Dan seterusnya. Bedanya, pemegang kunci itu, akhirnya sampai ke Haji Bektash di pedalaman Turkiye. Bedanya lagi, aliran Alevi memuja Ali jauh lebih hebat dari syiah. Alevi menambah dua kalimat syahadat menjadi tiga kalimat.

Kalimat ketiga itu berbunyi: “Ali adalah sahabat Allah”. Ali, di mata mereka adalah satu kesatuan dengan Muhammad. Ia ibarat dua sisi dari satu koin. Karena itu Alevi juga merayakan 10 Muharram, tanggal tewasnya putra Ali yang juga cucu Muhammad, besar-besaran. Ayatullah Khomaeni pernah menyebut Alevi adalah syiah juga. Alevi percaya 12 imam, para pemegang kunci pintu utama. Juga percaya Imam Mahdi. Haji Bektash, mursyid besar Alevi, orang Khurasan hijrah ke Turkiye.

Baca juga: Asa Jaga Dara

Begitu besarnya Alevi di pedalaman Turkiye sampai mereka punya ”masjid” sendiri. Semacam padepokan untuk manakiban Alavi. Bangunannya mirip masjid tapi bukan masjid. Di kota metropolitan Istanbul pun banyak terdapat padepokan Alevi. Di zaman itu, abad 12-13, banyak orang menjadi Islam karena tarekat. Sampai ke India. Pun Tiongkok. Bahkan sampai ke Albania di Eropa. Ketika Alevi dilarang di Turkiye pusat Alevi dipindah ke Albania.

Maka Pilpres Turkiye bulan depan juga menjadi persaingan antara Islam formalis dan Islam spiritualis. Antara sare’at dan tarekat. Tapi ujungnya ujung tetap saja politik kekuasaan. (Dahlan Iskan)

Tags: ErdoganErdogan TertinggalIncumbenJajak PendapatKalah PopulerKepelesetLawan SepadanPilpres Turkiye

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Strategi FKUI Jalani Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19

Strategi FKUI Jalani Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19

26 Maret 2021 23:16
Mantap IPO, Indokripto Sodorkan Harga Rp100 per Lembbar

Mantap IPO, Indokripto Sodorkan Harga Rp100 per Lembbar

2 Juli 2025 10:27
rupiah

Nilai Tukar Rupiah Menguat 8 Poin

4 Oktober 2021 09:30
Japfa Comfeed

Jual 7,36 Juta Saham Treasuri, Japfa Comfeed Tunjuk Bahana Sekuritas

16 Juli 2023 11:27
Laba Meroket 190 Persen, Exploitasi Energi Defisit Rp3,89 Triliun

Laba Meroket 190 Persen, Exploitasi Energi Defisit Rp3,89 Triliun

9 November 2024 04:27
Izin Pemodal, Cashlez Gelar Private Placement 143,11 Juta Helai

Izin Pemodal, Cashlez Gelar Private Placement 143,11 Juta Helai

15 Maret 2024 09:27
Sejumlah pemudik tiba di terminal kedatangan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat. ANTARA/Iggoy El Fitra

7.526 Pemudik Balik dari Bandara Internasional Minangkabau

6 Mei 2022 15:54
Drop 64 Persen, Laba Emiten Sultan Subang Tersisa Rp43 Miliar

Drop 64 Persen, Laba Emiten Sultan Subang Tersisa Rp43 Miliar

15 April 2024 07:27
Gagal Kuorum, Private Placement 10,59 Juta Saham Bank CIMB Niaga Menggantung

Gagal Kuorum, Private Placement 10,59 Juta Saham Bank CIMB Niaga Menggantung

10 Oktober 2023 16:27
Awas, Ancaman Siber Berbasis AI Lebih Mengerikan

Awas, Ancaman Siber Berbasis AI Lebih Mengerikan

14 Desember 2024 20:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu