• Redaksi
Senin, April 27, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Cara Jenaka Hadapi Mahfud MD

abu by abu
12 April 2023 05:27
Mahfud MD

Menko Polhukam Mahfud MD kala mendekte komisi III DPR RI. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PUBLIK terbelah. Ada yang ingin Menko Polhukam gebrak terus dan ada yang ingin ”selesaikanlah secara internal”. Pendapat terakhir itu muncul lantaran Mahfud MD bagian dari pemerintah. Bahkan seorang Menko. Ketua Komite Pencegahan TPPU pula. Pendapat pertama juga kenceng: kalau saja Mahfud tidak buka habis  soal Rp349 triliun itu bisa jadi hanya sebagian yang ditangani. Sebagian lagi akan tertutup ramainya THR.

Tentu ada yang bilang konflik antara Kemenko dan Kemenkeu ini seperti gajah lawan gajah. Dan yang kalah DPR. Setidaknya kalah citra. Maka banyak juga memuji Mahfud MD: sekali tembak pelurunya mental ke sasaran lain. Saya mengikuti perkembangan terakhir ribut 349 itu dari jauh. Kelihatannya akan diselesaikan secara adat. Diadakan rapat koordinasi. Mahfud memimpin rapat itu. Sebagai ketua Komite Pencegahan TPPU. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menkeu Sri Mulyani hadir.

Kepala PPATK dan Ketua OJK juga hadir. Bahkan mengikutkan eselon satu di masing-masing lembaga. Kesimpulan rapat, Anda sudah tahu: “Tidak ada perbedaan angka”. Baik yang 349 maupun 189. Kesimpulan lain: sebagian sudah ditangani, sebagian lagi akan terus ditangani. Soal 189, ujar Mahfud, sudah dibawa ke ranah hukum. Bahwa pemerintah kalah di pengadilan, Mahfud mengatakan akan dilakukan upaya lain: case building. Anda pun sudah tahu apa itu case building. 

Baca Juga

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

Baca juga: Trump Tuai Badai Karma

Kasus itu akan dikaji ulang. Distrukturkan. Dianalisis. Dicarikan argumen yang baik agar pemerintah menang. Pokok persoalannya: mengapa ekspor emas yang lalu-lintas transaksinya melibatkan 15 perusahaan dengan nilai agregat sampai Rp189 triliun itu tidak dipungut bea. Anda sudah tahu jawabnya: eksporter mengatakan yang diekspor itu emas perhiasan. Beanya 0 rupiah. Pemerintah menilai itu emas wungkul. Harus bayar bea.

Akhirnya berlarut. Sampai ke pengadilan. Pun sampai tingkat terakhir: PK. Pengusahanya yang menang. Dalam case building itu nanti soal cerita tidak lagi penting. Sudah jelas. Yang penting adalah: bagaimana menyusun argumen jitu. Bisa jadi dalam proses peradilan lalu penyusunan argumennya kurang cerdas. Atau tidak punya argumen sama sekali. Bahkan bisa jadi sengaja dibuatkan argumen tidak kuat agar pengusaha menang. Dan jelas pemerintah, BUMN, sering kalah logistik di pengadilan.

Swasta bisa membukukan pengeluaran siluman lewat cara memutar. Pemerintah, BUMN, tidak punya pos siluman dalam anggaran beperkara. Kalau ada anggaran siluman itu untuk keperluan berbeda. Dalam rapat koordinasi di PPATK itu, hadir juga menteri hukum dan hak asasi manusia. Adakah kementerian itu, akan memproses case building? Atau Kejaksaan Agung? Polri? Atau Kemenko sendiri? Tentu tidak mudah melakukan case building ini.

Baca juga: Tarian Mahfud MD 

Juga, jangan-jangan tidak cukup waktu lagi di sisa masa jabatan pemerintahan sekarang ini. Apalagi perkaranya sudah diputus pengadilan sampai tingkat paling arsh: Peninjauan Kembali. Yang masih cukup waktu adalah melaksanakan putusan rapat yang  satunya: yang belum ditangani akan terus ditangani. Yang mana? Pak Menko menyebutkan secara umum: yang di Kemenkeu maupun di aparat penegak hukum. Tanpa rincian. Maka rapat dengar pendapat di Komisi III berikutnya masih akan seru. 

Harus ada pendalaman soal yang tersisa itu. Seru tapi tidak akan gaduh lagi. Di sisi pemerintah sudah terkoordinasi. Kecuali ada anggota Komisi III yang balik menyerang Pak Mahfud. Tapi saya perkirakan tidak. Mungkin tidak berani lagi. Mahfud bisa balik menyerang. Ia punya banyak bahan. Ia tidak takut. Ternyata betul. Ketika saya selesai menulis naskah ini, rapat dengan Komisi III sudah berlangsung. Baru saja. Rapatnya aman-aman saja. Sangat kondusif dan konstruktif.

Kalau toh harus menyerang Mahfud, baiknya pakai cara lucu-lucu. Seperti dilakukan Ketua Komisi III DPR Bambang Pacul. Dari PDI-Perjuangan itu. Ia menyerang tapi sangat menghibur. Ia menganggap Mahfud salah sasaran ketika minta Komisi 3 meloloskan rancangan UU penyitaan aset di perkara TPPU. Kelucuan itu tidak perlu saya ulang di sini: air mata Anda kan sudah habis berderai-derai waktu menonton videonya. Saya sendiri menonton sampai tiga kali.

Baca juga: Sodokan Mahfud

Bambang itu santai. Sejak dulu begitu. Saya tidak pernah merasa diserang ketika, kala itu, begitu banyak anggota Komisi VII yang… yah… begitulah. Sejak itu saya sudah tahu kenapa Bambang Wuryanto ini dipanggil Bambang Pacul. Di sekolahnya dulu, di Jawa Tengah, ada lima murid bernama Bambang. Di satu kelas. Untuk membedakan mereka, diberilah nama panggilan simpel khas desa. Kebetulan orang tua Bambang punya sawah luas. Pacul-nya (cangkul) banyak sekali. 

Tiap selesai dipakai, Pacul itu ditaruh berjajar dengan tampilan atraktif. Dari situ muncul nama julukan Bambang Pacul. “Tidakkah berisiko bikin lelucon politik yang sensitif seperti itu?” tanya saya kepadanya, lewat WA. “Tidak ditegur atau dimarahi ketua umum? Aman?” tanya saya lagi. “Aman soLeman Pak MenTeri….,” jawabnya. Tentu Bambang Pacul akan bisa jadi faktor peregang kalau rapat di  Komisi III nanti tegang. (Dahlan Iskan)

Tags: Cara JenakaDPRKemenkeuKomite TPPUMahfud MDMenko PolhukamPPATKSri Mulyani

Berita Terkait

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama ISSF menggelar kegiatan CSR (Istimewa )
Nasional

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

2026/04/22
Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™
Ekonomi

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

2026/04/21
Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12
Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun
Ekonomi

Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun

2026/04/10
Garap Mahasiswa, Bursa Kripto CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto
Ekonomi

Garap Mahasiswa, Bursa Kripto CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto

2026/04/10

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

gunawan

Lebaran di Singapura, ini yang Dilakukan Aktor Gunawan Sudradjat

12 Mei 2021 18:59
Astra Otoparts Guyur Dividen Interim Rp274,72 miliar, Tengok Jadwalnya

Astra Otoparts Guyur Dividen Interim Rp274,72 miliar, Tengok Jadwalnya

14 Oktober 2024 11:27
WIR Asia

Sunat Porsi, Komisaris Ini Jual 50 Juta Saham WIR Asia Rp4,35 Miliar

14 Oktober 2024 06:27
Periksa! Ini Jadwal Dividen Weha Indonesia Rp8,76 Miliar

Periksa! Ini Jadwal Dividen Weha Indonesia Rp8,76 Miliar

4 Juli 2024 13:27
Pendapatan Jeblok, Laba Golden Flower Melejit 126 Persen

Pendapatan Jeblok, Laba Golden Flower Melejit 126 Persen

11 Juli 2024 16:27
Jual 50 Juta Saham Hotel Fitra, Bos Hotel Fieris Raup Rp4,75 Miliar

Tarik Cuan! Bos Hotel Fieris Jual Seluruh Saham Hotel Fitra 

25 Desember 2024 11:27
OPPO A95.

OPPO A95 Segera Dirilis, Berikut Keunggulannya

9 November 2021 08:57
Sutradara Korea Selatan Im Kwon-taek.

Sutradara Legendaris Im Kwon-Taek Raih Penghargaan “The Asian Filmmaker of the Year”

4 Oktober 2021 20:53
mudik

6.500 Calon Pemudik Terdafatar dalam Program Mudik Gratis DKI Jakarta

19 April 2022 05:10
Artis Fico Fachriza digelandang personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya usai dihadirkan dalam ekspos kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/1/2022)

Polda Metro Jaya Kirim Fico Fachriza ke RSKO

20 Januari 2022 22:04 - Updated on 21 Januari 2022 10:08

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu