Indoposonline.NET – Pejabat Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat (AS) bingung memutuskan kapan mulai mengurangi pembelian aset bank sentral AS. Itu menyusul ketidakpastian prospek ekonomi menyeruak.
Sejumlah peserta mengharap kondisi untuk mulai mengurangi pembelian aset akan dipenuhi lebih awal dari perkirakan. Namun, beberapa pejabat the Fed melihat data masuk memberi sinyal kurang jelas tentang momentum ekonomi. Kemudian menilai the Fed akan memiliki informasi beberapa bulan mendatang untuk membuat penilaian lebih baik.
Baca juga: Sepi Sentimen, Gerak IHSG Monoton
”Beberapa peserta menekankan komite harus bersabar menilai kemajuan, dan mengumumkan perubahan rencana pembelian aset,” tegas the Fed dalam risalah pertemuan 15-16 Juni, dicuplik dari Xinhua, Senin (12/7).
The Fed telah berjanji mempertahankan suku bunga acuan pada level rekor terendah mendekati nol persen. Itu sambil melanjutkan program pembelian aset setidaknya pada saat ini USD120 miliar per bulan sampai pemulihan ekonomi maju secara substansial. ”Standar komite mengenai kemajuan lebih lanjut dipandang belum terpenuhi, meski para peserta mengharap kemajuan terus berlanjut,” ungkapnya.
Baca juga: Bank Mandiri Sesuaikan Limit Tarik Tunai ATM Menjadi Rp20 juta
Pejabat Fed setuju terus menilai kemajuan ekonomi. Mulai membahas rencana menyesuaikan jalur, dan komposisi pembelian aset pada pertemuan mendatang. Para peserta umumnya menilai, sebagai masalah perencanaan hati-hati, penting berada pada posisi tepat untuk mengurangi laju pembelian aset. ”Kalau sesuai, sebagai tanggapan terhadap perkembangan ekonomi tidak terduga, termasuk kemajuan lebih cepat dari antisipasi,” ucapnya. (abg)



























