indoposnews.co.id – Total Bangun Persada (TOTL) optimistis mencapai target pendapatan tahun ini Rp1,5 triliun. Maklum, saat ini perseroan telah mengoleksi revenue sebesar Rp1,3 triliun. Selain itu, perseroan juga telah mengantongi nilai kontrak Rp950 miliar.
Sepanjang tahun ini, target kontrak baru Rp1,5 triliun dengan pendapatan Rp1,5 lalu. Lalu, laba sebesar Rp75 miliar. Tahun depan, kontrak baru diproyeksi Rp2 triliun, pendapatan Rp2 triliun. Dan laba bersih Rp75 miliar. ”Jadi, kami optimistis pendapatan itu bisa tercapai hingga pengujung tahun ini,” tutur Janti Komadjaja, Presiden Direktur Total Bangun Persada, pada public expose live, di Jakarta, Jumat (10/9).
Baca juga: Terus Berinovasi, SIG Mantapkan Posisi sebagai Penyedia Solusi Bangunan Terintegrasi
Santi menyebut nilai kontrak itu berasal dari sejumlah proyek. Mulai apartement, hotel, sekolah, mall dan lain-lain. ”Ya, intinya ditopang seluruh sektor,” tambah Moeljati Soetrisno, Direktur Total Persada. Sepanjang tahun ini, perseroan telah menyerap belanja modal Rp317 juta dari seluruh alokasi Rp3 miliar. Tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal Rp3 miliar untuk peralatan proyek, IT dan software IT.
Pada kuartal tahun ini, perseroan mencatat laba bersih Rp51 miliar, pendapatan Rp846 miliar. Nilai kontrak per Juli 2021 tercatat Rp187,6 miliar. Proyek yang ditangani berupa gedung perkantoran, apartemen, hotel, pusat belanja, utilitas, dan industri. Selanjutnya, nilai proyek tengah dihitung saat ini Rp9,8 triliun, dengan proyek swasta mendominasi. Perseroan tidak masuk bisnis data center melainkan mengerjakan proyek data center. (abg)



























