Dengan tajuk #PastiBisaBerkaya, Kwikku percaya bahwa kreativitas bisa terlahir dari mana saja, oleh siapa saja, dan dalam kondisi apa pun. “Kami percaya di tengah keterbatasan ruang gerak karena pandemi yang tengah terjadi, hal ini tetap tidak menyurutkan semangat kita semua untuk melahirkan karya yang sarat dengan kualitas,” ujar Hamdi Musaad selaku CEO Kwikku.
Maka dari itu Kwikku membuka pintu selebar–lebarnya bagi para kreator yang ingin meramaikan kompetisi ini dan Kwikku siap menjadi wadah untuk karya terbaik mereka. “Melihat perkembangan internet yang sangat pesat, potensi karya digital di Indonesia secara otomatis juga semakin besar. Kami ikut terlibat untuk membangun sebuah wadah Digital Creative Hub, yang memungkinkan para kreator untuk menciptakan karya terbaik untuk semua orang dalam metaverse yang kreatif,” lanjutnya.

“Untuk menemukan komikus–komikus (kreator) muda dengan kualitas menarik, tentu kompetisi seperti ini bisa jadi langkah efektif. Tinggal tantangannya bagaimana Kwikku bisa menyerap potensi ini ke arah yang memajukan industri komik,” ungkap Faza Meonk, juri kompetisi untuk kategori webtoon.
Selain efektivitasnya dalam mencari kreator muda, kompetisi ini menjadi sebuah pemantik yang senantiasa hadir. “Memang harus dipancing dulu agar talentanya keluar. Tantangan saat ini adalah persaingan. Sebab media yang mewadahi karya sudah semakin banyak. Tinggal bagaimana tiap kreator menghadirkan keunikan dan value yang berbeda pada tiap karyanya agar bisa stand out,” ucap Sweta Kartika, juri kompetisi untuk kategori webtoon.
Baca juga : ‘Final’, jadi Album Terakhir Enrique ?
“Lomba ini sudah pernah diadakan tahun lalu dan menghasilkan karya–karya yang keren,” ujar A Fuadi, juri kompetisi untuk kategori novel. “Untuk penyuka fiksi, pencinta novel, ini adalah saatnya unjuk kemampuan, kirimkan karya terbaik,” ajak Dee Lestari, juri kompetisi untuk kategori novel.
Dalam penyelenggaraan kompetisi ini, Kwikku menggandeng 10 profesional di bidangnya yang akan menjadi juri untuk mencari karya terbaik dari karya–karya yang telah berhasil lolos untuk dilakukan penilaian. Untuk kategori novel ada Dee Lestari, A. Fuadi, Agustinus Wibowo, Rintik Sedu, dan Erisca Febriani. Sedangkan, untuk kategori webtoon akan ada Sweta Kartika, Chris Lie, Olvyanda, Krisanti, dan Faza Meonk.
Info selengkapnya mengenai penyelenggaraan Kompetisi 500 Juta Kwikku 2021 bisa diakses di event.kwikku.com. (ash/*/srv)
Baca juga : UI dan BI Luncurkan BI Corner di Kampus Depok



























