Indoposonline.net _ Penyanyi Opick tak pernah berhenti berkarya. Pria yang memiliki nama asli Aunur Rofiq Lil Firdaus selalu konsisten dengan karya-karyanya. Bahkan, tengah pandemi, dia melahirkan sebuah mini album berjudul “Wahai Pemilik Jiwa”. ”Jangan berhenti berkarya, kalau kamu berhenti, kamu selesai,” kata Opick saat jumpa pers secara virtual, Kamis (8/4).
Setiap karya yang dilahirkan, Opick tidak pernah melihat bagaimana hasilnya. Dia hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk semua masyarakat tanpa melihat latar belakang. Dia pun tak pernah mentargetkan bagaimana respon pasar menanggapi karyanya. ” Terus berkarya, jadi jangan terlalu percaya kepada pasar, kamu jadi diri kamu sendiri, nanti Allah kasih kamu rezeki,” katanya.
Baca juga : Raih Satu Standing Ovation , Melani (SULSEL) Melenggang ke Babak LIDA 2021
Sebuah kesuksesan menurut Opick bukan karena pasar. Namun semua itu telah diatur oleh yang maha kuasa. ”Yang namanya sukses, itu ketika kamu utuh menjadi dirimu sendiri. Feedback-nya dikasih berapa, semua itu Allah yang memberi,”katanya.
Dan semua itu telah dibuktikan Opick melalu karya-karyanya. ” Dulu pas tombo Ati biasa saja, tapi direspon luar biasa, itu kita nggak nyangka. Kalau sekarang kita bikin serius bagus, terus nggak dilihat orang, jangan kecil hati itu adalah sebuah proses,”katanya. ”Yang pasti ini adalah sebuah nilai bahwa kita bersyukur telah berkarya,” sambungnya.
ya, Selama 17 tahun menelurkan karya-karya lagu dalam album religi Islam Opick patut dilabelkan sebagai musikus musik penyejuk hati. Jejak rekam Opick di industri musik religi dicatat dengan tinta emas dimulai dari single “Tombo Ati” yang dicuplik dari album kompilasi Tausiyah Dzikir dan Nasyid, tahun 2004.
Baca juga : Vocalis Cuti, Band Cokelat Gandeng Astrid
Album solo religi Islam pertamanya adalah Istighfar yang diluncurkan tahun 2005, Opick konsisten menelurkan karya setiap tahun hingga album Sang Pencari, tahun 2019. Kecuali tahun 2020 penyanyi asal Jember, jawa Timur ini absen meluncurkan album. Semua album Opick terjual dengan angka fantastis dan meraih penghargaan platinum. Sejumlah single hits dicetak sepanjang lebih dari satu dekade.
Bahkan menjadi dendangan religi terbaik dan terpopuler sepanjang masa. Sebut saja: “Bila Waktu T’lah Berakhir”, “Rapuh”, “Alhamdulillah”, ‘Astaghfirullah”, “Ram adhan Tiba” dan lainnya. Sampai saat ini Opick telah menelurkan 17 album solo, termasuk album kompilasi the best dan album akustik.
Kini sang maestro musik religi menelurkan karya terbaru yaitu mini album digital bertajuk Wahai Pemilik Jiwa. Seperti biasa dia merilis karya terbaru jelang Ramadan. (kar)



























