• Redaksi
Kamis, Januari 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Tiada Musuh Abadi

abu by abu
4 Desember 2022 05:27
Anwar Ibrahim

Malaysia's Prime Minister Anwar Ibrahim (R) poses with Deputy Prime Ministers Ahmad Zahid Hamidi (C) and Fadillah Yusof (L) after the swearing-in ceremony of the newly appointed cabinet ministers at the National Palace in Kuala Lumpur, on December 3, 2022. (Photo by HASNOOR HUSSAIN / POOL / AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PUN yang sangat mencintai Anwar Ibrahim sendiri: marah. Di Malaysia ada yang disebut koalisi Bersih. Mereka terdiri dari para intelektual yang muak pada praktik korupsi di Malaysia. Mereka aktivis. Bukan politisi. Mereka demo. Dibubarkan. Demo. Dibubarkan. Koalisi Bersih itu membuat Partai Keadilan Rakyat (PKR) sangat populer. PKR menjadi simbol partai bersih. Otomatis Anwar ikut jadi lambang anti korupsi. Anwar adalah pendiri PKR.

Partai Tionghoa militan, DAP, bergabung ke PKR. Mereka mendirikan koalisi politik Pakatan Harapan. Mereka mendeklarasikan satu perjuangan: anti korupsi sampai mati. Ternyata, kemarin, Anwar justru mengangkat simbol korupsi  menjadi wakil perdana menteri: Ahmad Zahid Hamidi. Ia ketua UMNO. Ia lagi tersangkut perkara korupsi. Tidak kaleng-kaleng: 47 perkara. Bukan uang negara. Itu uang yayasan yang ia dirikan: Yayasan Akalbudi.

Koalisi Bersih langsung bikin pernyataan kekecewaan. Itu, katanya, indikasi Anwar kurang komit pada upaya pemberantasan korupsi. Ada satu lagi kekecewaan Bersih: kenapa Anwar merangkap jabatan menteri keuangan. Itu, kata Bersih, menghilangkan prinsip check and balance dalam pemerintahan. Bersih pun mengingatkan: perangkapan jabatan seperti itu membuat Malaysia mencatatkan diri sebagai pemegang rekor korupsi terbesar dunia. 

Baca Juga

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun

Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar

Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)

Baca juga: Perang Terbuka

Yakni ketika Perdana Menteri Najib Razak merangkap menteri keuangan. Uang negara sekitar Rp100 triliun, lenyap di tangan Najib Razak. Yang makan uang terbanyak Anda sudah tahu: Jho Low, orang Penang kepercayaan Najib. Sekarang Najib di penjara. Jho Low masih bergentayangan entah di mana. Lawan utama Bersih adalah Najib Razak dengan UMNO-nya. Ketika Najib runtuh, ketua UMNO dipegang wakil Najib saat itu: Ahmad Zahid Hamidi. 

Dan kini Hamidi jadi wakil Anwar di kantor perdana menteri. Bersih sungguh cinta Anwar. Kini Bersih seperti dibunuh Anwar dengan cintanya. Tentu Anwar bisa berkilah: “Ini bukan pemerintahan Pakatan Harapan. Ini pemerintahan persatuan nasional”. Kursi Pakatan Harapan tidak cukup untuk membentuk pemerintahan sendiri. Harus berkoalisi dengan UMNO. Bahkan juga harus merangkul GPS Serawak. Padahal GPS musuh utama DAP, teman setia Anwar. Pusing.

Dua tiang utama Anwar, Bersih, dan DAP, kini lagi sewot. Mereka berdalih: Kalau terpaksa harus merangkul UMNO, mengapa pilih Zahid Hamidi jadi wakil PM? Kok bukan UMNO garis putih atau setidaknya UMNO garis lucu? Jawaban Anwar membuat rambut kita tiba-tiba putih: “Kita harus belajar dari kesalahan Mahathir Muhammad yang terakhir”. Yang mengucapkan itu bukan Anwar, tapi juru bicaranya. Kesalahan Mahathir yang mana?

Baca juga: Alvin Kuya

Kisahnya begini: berkat kerja keras Bersih-DAP-PKR, Pakatan Harapan memenangkan Pemilu 2018. Bisa membentuk pemerintahan sendiri: pemerintahan pertama Pakatan Harapan. Rakyat pesta, khususnya pro-demokrasi dan anti-korupsi. Pemerintahan UMNO sudah berumur 60 tahun berhasil digusur. Mahathir Muhammad jadi perdana menteri. Janjinya untuk dua tahun. Menunggu Anwar menyehatkan jiwa raga setelah lebih 10 tahun hidup di penjara.

Sebagai perdana menteri, Mahathir mengangkat siapa saja yang ingin ia jadikan menteri. Itu hak penuhnya. Mahathir mengabaikan aspirasi partai pendukung. Akibatnya para menteri itu menjadi pengkhianat partai. Mahathir ditikam dari belakang. Jatuh. Anwar ikut terbunuh. Secara politik. Maka pemerintahan Pakatan Harapan hanya berumur kurang dari dua tahun. Perjuangan Bersih-DAP-PKR kandas oleh pengkhianatan. Politik pun tidak stabil.

Anwar tidak mau pemerintahannya kali ini kandas seperti itu. Ia menyerahkan kepada partai pendukung: siapa yang akan didudukkan sebagai menteri. Begitulah. UMNO menyodorkan ketuanya sendiri. Anwar tidak memilihnya. Anwar mengangkatnya. Anwar mengatakan: tidak akan mencampuri urusan hukumnya di pengadilan. Anwar punya pengalaman pribadi: Mahathir mengangkat tokoh PKR tanpa konsultasi dengan partai.

Baca juga: Nasib Satdion Qatar 

“Jelas orang itu tidak layak jadi menteri. Apalagi mewakili PKR,” ujar sang juru bicara. Tapi mengapa Anwar merangkap menteri keuangan? Bukankah ia sudah menyatakan tidak akan merangkapnya? Saya tahu: hati kecil Anwar pasti menginginkan Lim Guan Eng. Yakni Menkeu di zaman Mahathir jilid II. Tapi Guan Eng baru saja terlibat konflik di Serawak (lihat Disway kemarin). Ada lagi calon lain: Datuk Seri Tengku Zafrul Abdul Aziz. 

Ia Menkeu di pemerintahan yang lewat. Penolakan padanya luar biasa. Ia komisaris di banyak bank. Termasuk CIMB Niaga Jakarta. Tapi ia tetap jadi menteri: perdagangan internasional. Mungkin sampai batas waktunya berakhir Anwar tidak juga menemukan nama menkeu yang tepat. Ia rangkap saja. Siapa tahu untuk sementara.

Mungkin Anwar sendiri juga marah: entah kepada siapa. Kenapa sih partai anti korupsi tidak bisa menang Pemilu? Sampai-sampai tidak bisa membentuk pemerintahan yang memuaskan aktivis anti korupsi? Iya ya. Kenapa? Tapi bukankah itu juga pertanyaan kita? (Dahlan Iskan)

 

Tags: Antikorupsianwar ibrahimBarisan NasionalKoalisi BersihPakatan HarapanPerdana MenteriUMNO

Berita Terkait

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri langsung pertandingan final Liga Desa 2026 yang digelar di Lapangan Songgo Langit, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2026)
News

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

2026/01/14
Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun
Ekonomi

Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun

2026/01/11
Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar
Ekonomi

Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar

2026/01/11
Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)
Ekonomi

Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)

2026/01/11
Obligasi Chandra Asri Kantongi Rating idAA-
Ekonomi

Obligasi Chandra Asri Kantongi Rating idAA-

2026/01/11
Antam Habiskan Biaya Eksplorasi Rp245,76 Miliar
Ekonomi

Antam Habiskan Biaya Eksplorasi Rp245,76 Miliar

2026/01/11

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Hati-Hati, Berikut Tanda dan Risiko Kecanduan Internet

Google Catat Ada 21 Juta Pengguna Baru Internet di Indonesia

22 Februari 2022 12:33
Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehehatan Muhammad Subuh saat membuka pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Pura Group Kawasan V di Jalan Raya Pati-Kudus, Sabtu (12/6/2021)

Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kudus Belum Memenuhi Target

12 Juni 2021 19:27
anak

Waspada ! Pembatasan Sosial Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

17 Maret 2022 22:45 - Updated on 20 Maret 2022 08:49
Drummer grup rock Foo Fighters Taylor Hawkins. (indopos/net)

Drummer Grup Rock Foo Fighters Taylor Hawkins Meninggal Dunia

26 Maret 2022 11:54
Garuda

Giliran Greylag 1410 Ajukan PK, Begini Respons Garuda Indonesia

19 Maret 2024 07:27
Artis lawas sekaligus pemain film omnibus Rima Melati hadir dalam konferensi pers di Jakarta,

Rima Melati Meninggal Dunia

23 Juni 2022 16:22 - Updated on 24 Juni 2022 07:35
Emiten Menantu Megawati Tebar Dividen Rp160 Miliar, Ini Jadwalnya

Emiten Menantu Megawati Tebar Dividen Rp160 Miliar, Ini Jadwalnya

2 Juni 2024 09:57
Indonesian Paradise

CGS-CIMB Securities Lego 65 Juta Saham Indonesian Paradise Property

19 Juli 2023 09:27
JNA Express Hadir Memberikan Kontribusi Aktif dalam Jasa Pengiriman Logistic

JNA Express Hadir Memberikan Kontribusi Aktif dalam Jasa Pengiriman Logistic

11 Maret 2021 13:23 - Updated on 25 Maret 2021 13:29
Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia Bereskan MESOP, Hasilnya?

16 Desember 2021 21:27 - Updated on 17 Desember 2021 00:10

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu