• Redaksi
Kamis, Mei 14, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Fintech Bodong, Kapan Kapokmu?

Achmad Sukarno by Achmad Sukarno
3 Juli 2021 10:17
Satgas Waspada Investasi OJK

Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). Menjelang peralihan Sistem Informasi Debitur (SID) atau yang dikenal sebagai BI Checking dari Bank Indonesia ke OJK pada tahun 2018, Bank Indonesia bersama OJK terus melakukan pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang akan menggantikan SID, agar dapat secara optimal mendukung kebutuhan industri yang semakin kompleks serta mendukung tugas OJK, BI maupun tugas lembaga terkait lainnya dengan optimal. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

Share on FacebookShare on Twitter

Indoposonline.NET – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi sejak 2018 telah memblokir fintech lending ilegal 3.193. Pemblokiran itu, hasil kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

”Sejak 2018 ada 3.193 fintech ilegal sudah ditindak Satgas waspada investasi,” tutur Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing, dalam diskusi daring Forum Diskusi Salemba ke-55 Waspada Jebakan Pinjaman Online Ilegal, Rabu (30/6).

Baca juga: Eks Dirjen Bea Cukai Isi Posisi Komisaris Pertamina

Baca Juga

Perkuat Ketahanan Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Kian Kompleks

HUT Ke-50 Tahun, Summarecon Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Bogor 

Seluruh Segmen Tumbuh, Aset Bank BSN Meroket Lewati 2.000 Persen

Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar

Pemblokiran paling banyak terjadi pada 2019 yaitu 1.493 fintech lending ilegal. Lalu, pada 2020 mencapai 1.026 pemblokiran, dan 2018 mencapai 404. Selama 2021 telah memblokir 133 fintech lending ilegal pada Januari, dan 51 per Maret,” imbuhnya.

Tidak dipungkiri, pinjaman online memiliki banyak sekali manfaat untuk membantu memberikan akses keuangan kepada masyarakat berstatus masih unbankable atau tidak bisa terhubung dengan perbankan. Apalagi, masa pandemi Covid-19, tijdvak sedikit masyarakat terutama UMKM butuh akses keuangan.

Baca juga: Asuransi, Maybank Indonesia Utang Premi Rp3,92 Miliar

”Tentu di balik semua kebutuhan itu, dengan segala kemudahan meminjam dana secara online, masyarakat harus berhati-hati terhadap pinjaman dari fintech ilegal yang ujungnya akan merugikan,” ingatnya.

Salah satu penyebab kesulitan meminimalisir penyebaran fintech lending ilegal karena server pusat dari luar negeri. Meski server pusat fintech lending ilegal berada di luar negeri, tetapi pelaku mempunyai debt collector, dan kantor cabang di Indonesia untuk melakukan penagihan. ”Nah, dari data Kominfo bahwa kebanyakan servernya tidak di Indonesia. Server di Indonesia hanya 22 persen, 44 persen tidak diketahui karena penawaran bisa melalui media sosial, SMS, atau pribadi. Kemudian di luar negeri di AS, Singapura, China, dan lain-lain,” tukasnya.

Baca juga: Saham Argha Karya Susut jadi 612,25 Juta Lembar, Ada Apa?

Nah, sisi pelaku fintech lending ilegal, sangat mudah memberi penawaran melalui media sosial. Sedang sisi peminjam, angka literasi keuangan masyarakat mengenai produk keuangan masih rendah. ”Perilaku masyarakat peminjam tidak mengecek legalitas pinjaman online yang diakses,” ucapnya.

Penyebab lain, masyarakat terdesak mengambil pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beberapa nasabah tidak memiliki kemampuan bayar cukup, sehingga meminjam dari beberapa fintech lending ilegal. ”Istilahnya, gali lubang tutup lubang sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat. Misalnya, ada masyarakat pinjam dari 141 pinjol ilegal ini sangat bahaya bagaimana mungkin mereka bisa melakukan kegiatan pinjaman tanpa melihat potensi pengembaliannya,” katanya. (abg)

 

Tags: Fintech BodongIlegalOJKSatgas Waspada InvestasiTak Berizin

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Kian Kompleks
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Kian Kompleks

2026/05/07
HUT Ke-50 Tahun, Summarecon Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Bogor 
Ekonomi

HUT Ke-50 Tahun, Summarecon Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Bogor 

2026/05/07
Seluruh Segmen Tumbuh, Aset Bank BSN Meroket Lewati 2.000 Persen
Ekonomi

Seluruh Segmen Tumbuh, Aset Bank BSN Meroket Lewati 2.000 Persen

2026/05/06
Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar
Ekonomi

Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar

2026/05/05
ABM Investama Salurkan Dividen Rp267 Miliar, Lo Kheng Hong Dapat Jatah Segini
Ekonomi

ABM Investama Salurkan Dividen Rp267 Miliar, Lo Kheng Hong Dapat Jatah Segini

2026/05/05
Cair 3 Juni, Emiten Grup Lippo Tabur Dividen Rp250,31 Miliar
Ekonomi

Cair 3 Juni, Emiten Grup Lippo Tabur Dividen Rp250,31 Miliar

2026/05/05

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Dukung Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat 

16 Januari 2022 18:57
Pabrik Pusri

Siapkan Investasi Rp11 Triliun, Pusri Bangun Pabrik Anyar

5 Juli 2021 17:57
Lisa Blackpink

Lisa BLACKPINK Pecahkan Dua Rekor Dunia Lewat Debut Solo

9 Oktober 2021 16:44
Deportasi

Terlibat Kasus Narkoba, Warga Jerman di Deportasi

3 September 2021 05:40
Sarana Meditama

Sarana Meditama Private Placement 1,71 Miliar Lembar, untuk Apa sih?

18 September 2021 13:07
Nyungsep 99 Persen, Laba Pemilik Bali United Tersisa Rp16 Juta

Nyungsep 99 Persen, Laba Pemilik Bali United Tersisa Rp16 Juta

26 Mei 2024 16:27
Ilustrasi Galaxy Exynoss 2200

Samsung Tunda Peluncuran Exynos 2200

12 Januari 2022 12:15
Kobexindo

Berbalik Untung USD13,52 Juta, Kobexindo Siap-Siap Guyurkan Dividen

4 April 2022 13:30
Drop 41 Persen, Laba Hasnur Sisa Rp29 Miliar

Drop 41 Persen, Laba Hasnur Sisa Rp29 Miliar

22 Mei 2024 12:27
Tangkapan layar parade Film Layar Lebar Spesial Lebaran SCTV. (foto : indoposnews/ist)

Sembilan Film Box Office Temani Pemirsa SCTV Rayakan Hari yang Fitri

22 April 2022 20:45

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu