• Redaksi
Minggu, April 19, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home News

Cegah Stunting, Who Desak Pemerintah Indonesia Tingkatkan Pemberian ASI eksklusif

Arsya Devandra by Arsya Devandra
1 Agustus 2022 22:23
Ilustrasi Ibu menyusui anaknya untuk memberikan ASI eksklusif. (Pexels)

Ilustrasi Ibu menyusui anaknya untuk memberikan ASI eksklusif. (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan capaian secara global maupun nasional dalam mencegah terjadinya kekerdilan pada anak (stunting) di Tanah Air.

“Praktik menyusui yang optimal adalah kunci untuk menurunkan stunting di bawah usia lima tahun, demi mencapai target global dan nasional untuk mengurangi kekerdilan pada anak hingga 40 persen,” kata Perwakilan WHO Dr N. Paranietharan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Inisiasi menyusu dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, harus ditingkatkan, karena dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi saluran cerna dan kandungan gizi yang diperlukan untuk mencegah stunting.

Baca Juga

Status Interpol Red Notice Dato Sri Mohammed Shaheen Shah Dicabut

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

Kawal Hak Gizi Anak, BGN Luncurkan Call Center SAGI 127

Noval Abuzarr : GEKRAFS Meneguhkan Posisi Kreatif Indonesia di Panggung Global

Sayangnya, pemberian ASI selama pandemi COVID-19 di Indonesia justru menurun. Riskesdas tahun 2021 menyebut hanya 52,5 persen atau setengah dari 2,3 juta bayi berusia kurang dari enam bulan mendapat ASI eksklusif. Angka itu menurun 12 persen dari angka di tahun 2019. Sedangkan IMD menjadi 48,6 persen, turun dari capaian pada tahun 2019, yakni 58,2 persen.

Padahal, pemberian ASI dapat melindungi anak dari penyakit, seperti diare dan pneumonia, meningkatkan kecerdasan dan menurunkan risiko anak terkena obesitas. Sedangkan pemberian ASI yang ditingkatkan, mampu menyelamatkan lebih dari 820.000 anak per tahun, dan peningkatan kasus kanker payudara sampai dengan 20.000 kasus per tahun.

Pelaksana tugas Perwakilan UNICEF, Robert Gass menuturkan dari survei nasional 2021 yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan menunjukkan, kurang dari 50 persen ibu dan pengasuh anak di bawah dua tahun menerima layanan konseling menyusui selama pandemi. Sayangnya, diperparah dengan tingginya pelanggaran terhadap kode internasional pemasaran produk ASI.

“Di tengah pandemi global, para pemangku kepentingan harus mempertahankan perlindungan, promosi, dan dukungan untuk menyusui,” ujar Gass.

Baca juga:  Penculikan Bayi di Tambora Ditangkap, Waspada! Ini Alasannya

Ia meminta agar praktik ibu menyusui didukung optimal dan memperluas investasi yang dibutuhkan untuk mempromosikan pemberian ASI, termasuk memastikan ketersediaan layanan konseling menyusui untuk semua ibu dan pengasuh bagi anak berusia di bawah dua tahun, baik secara daring atau luring.

Kemudian, memperbarui dan memperluas implementasi 10 langkah menuju keberhasilan menyusui di seluruh bagian sistem kesehatan yang menyediakan layanan persalinan dan memperkuat implementasi, pemantauan kepatuhan terhadap kode internasional pemasaran produk pengganti ASI.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengonfirmasi ASI eksklusif harus terus diperjuangkan karena masih banyak pola pengasuhan yang salah beredar di masyarakat.

Ada pendapat bahwa begitu lahir, bayi dapat segera diberikan makanan yang bertekstur halus seperti pisang atau kelapa muda kerok, sebagai pengganti ASI eksklusif. Kasus itu, sering ditemukan akibat air susu ibu yang tidak keluar.

Pemberian makanan pendamping ASI sebelum waktunya itu, juga terjadi karena adanya pemahaman yang salah terkait bayi menangis, karena tidak cocok dengan ASI ibu atau makanan lain yang diberikan.

Menurut Hasto, pemberian ASI eksklusif harus dioptimalkan selama enam bulan. Sebab, saat menyusui secara kulit ke kulit, sedotan bayi akan mengeluarkan hormon oksitosin dan prolaktin pada otak ibu.

“Tidak serta merta memakai susu perah itu menggantikan susu yang langsung. Itu tidak bisa, pemahaman seperti ini penting dan harus disosialisasikan,” ujar Hasto. (mid)

Tags: ASIbayi

Berita Terkait

Dato Sri Mohammed Shaheen Shah
News

Status Interpol Red Notice Dato Sri Mohammed Shaheen Shah Dicabut

2026/01/28
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri langsung pertandingan final Liga Desa 2026 yang digelar di Lapangan Songgo Langit, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2026)
News

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

2026/01/14
Kawal Hak Gizi Anak, BGN Luncurkan Call Center SAGI 127
Headline Utama

Kawal Hak Gizi Anak, BGN Luncurkan Call Center SAGI 127

2025/11/18
Noval Abuzarr Wakil Ketua Harian DPP GEKRAFS
Nasional

Noval Abuzarr : GEKRAFS Meneguhkan Posisi Kreatif Indonesia di Panggung Global

2025/11/18
Serukan Pembaruan UU Kewarganegaraan, Ini Tindakan HAKAN
Headline News

Serukan Pembaruan UU Kewarganegaraan, Ini Tindakan HAKAN

2025/11/06
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mencanangkan Gerakan Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba )dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kalimantan Selatan. (ist)
News

Menteri Desa Canangkan Gerakan Desa Bersinar di Kalimantan Selatan

2025/11/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Aksi Senyap! Pengendali Ini Divestasi 45 Juta Saham Indosterling Technomedia 

Aksi Senyap! Pengendali Ini Divestasi 45 Juta Saham Indosterling Technomedia 

10 Oktober 2023 07:27
Buyback 158,54 Juta Lembar, Bank Amar Sedot Rp41 Miliar 

Buyback 158,54 Juta Lembar, Bank Amar Sedot Rp41 Miliar 

11 Juli 2024 18:27
ALMI

Mantap, Private Placement Alumindo Rp800 Miliar Kantongi Restu

10 Desember 2021 15:27
Apple tetap percayakan TSMC buat chip A16 Bionic untuk iPhone 14.

Update ! iPhone 14 Gunakan Chipset A15 Bionic

3 Juni 2022 10:25
Para pengisi suara serial animasi Ibra, Surya Saputra, Ali Fikry, Bimasena dan Dwi Sasono. (indoposnews.co.id/nanohamid)

Animasi Muslim Ibra Jadi Pilihan Tontonan di Hari Raya Idul Adha

10 Juli 2022 11:44
Ancora Indonesia

Melejit 22 Persen, Penjualan Ancora Resources Sundul USD86 Juta

9 Agustus 2023 18:27
Wulan Guritno

Geser Wulan Guritno, Chef Juna Jadi Komisaris Lucy In The Sky

26 November 2024 15:27
Kangana Ranaut-indoposnews

Amitabh Bachchan Hapus Teaser Dhaakad Setelah Men-Tweetnya, Berikut Jawaban Kangana Ranaut

11 Mei 2022 23:43
Eka Sari Lorena

Dibabat Sinar Jaya, Pengelola Bus Karina dan Lorena Rugi Rp21,31 Miliar 

10 April 2023 13:27
Bakrieland Development

Bakrieland Development Paruh Pertama 2022 Masih Rugi Rp13,58 Miliar

26 Oktober 2022 06:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu