indoposnews.co.id – Provident Investasi (PALM) memutuskan pembagian dividen tunai Rp50,34 miliar. Alokasi dividen sekitar 2,97 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp1,69 triliun. Oleh sebab itu, para investor akan mendapat setoran dividen Rp3,2 per eksemplar.
Merujuk penutupan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026 di level Rp316, maka PALM menawarkan dividend yield 1,01 persen. Selanjutnya, sebesar Rp100 juta dari laba bersih dicatat sebagai dana cadangan. Sisa laba bersih Rp1,64 triliun dibukukan sebagai laba ditahan untuk kepentingan ekspansi, dan pengembangan usaha.
Baca juga: Intip, 10 Saham Paling Gacor Pekan ini
Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 17 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 25 Juni 2026.
Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 29 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 30 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 29 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran dividen pada 17 Juli 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, PALM mengemas laba bersih Rp1,84 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp1,69 triliun. Dan, total ekuitas Rp5,94 triliun. (abg)



























