• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sistem Perdagangan Bursa Untungkan Segelintir Kelompok

Achmad Sukarno by Achmad Sukarno
29 Mei 2021 20:47
Hasan Zein

Eks Direktur BEI Hasan Zein. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

Indoposonline.NET – Sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai dipertanyakan pelaku pasar. Karena dinilai pemilik kapital besar akan mudah menggerakkan market. Karena itu, perlu beragam perbaikan sistem.

Pelaku pasar harus berpegang teguh pada keyakinan bursa berjalan baik, yaitu bursa yang atomic. Ketika tidak satu pihak pun mampu secara individual menentukan harga. Cara kerja dutch auction BEI pada pra pembukaan dan prapenutupan, dari beberapa harga yang cocok, diambil harga dengan peredaran paling banyak. “Saya ulangi kata paling banyak. Jelas mereka yang memiliki saham lebih besar dan uang lebih banyak, dengan leluasa menentukan harga melalui sistem itu,” tutur mantan Direktur Bursa Efek Jakarta Hasan Zein, di Jakarta, Jumat (28/5).

Baca Juga: Sandiaga Uno : Fesyen Salah Satu Andalan dalam Ekonomi Kreatif

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Kondisi itu sebut Hasan, mengutip celoteh ekonom senior Anwar Nasution puluhan tahun lalu, “Capital market is the toy of the riches”. ”Mungkin para investor ritel perlu mengusulkan adanya bursa baru yang bisa beroperasi dan memperlakukan pelaku pasar secara lebih adil,” bebernya.  

Hasan mengaku siap menyusun konsep bursa lebih adil. Itu dengan catatan pemerintah dan otoritas membuka pintu tersebut. Transaksi dinilai tidak adil, bilang Hasan, telah terjadi pada penutupan perdagangan tanggal 27 Mei 2021. Saat itu, terjadi pergerakan harga turun saat penutupan atau marking the close down.

Baca Juga: Warganet Geger, Triawan Munaf Jelaskan Kiprah Abdee Slank

Saat itu, jelas dia, ada empat saham bank besar penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipasang pada harga bawah saat pra penutupan, dengan menggunakan keunggulan mereka. ”Keunggulan dalam skala memberi peluang mereka menjadikan sistem pre-closing sebagai mainan,” urai Hasan.

Dan, jelas sebut Hasan, saham Bank Central Asia (BBCA), dengan kapitalisasi paling besar lagi menanjak, diseret turun dari harga Rp32.400 sebelum pre closing ke posisi Rp31.350 menggunakan sistem pre closing. Awalnya, posisi hijau berubah seketika menjadi merah. Hal serupa terjadi juga pada saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI). ”Kesengajaan itu semakin kentara, karena pialang melakukan “guyuran” pada empat saham itu adalah pialang sama,” ucapnya.

Baca Juga: Respons Pensiun Dini, Ini Sikap Serikat Karyawan Garuda Indonesia

Bahkan, Hasan mengaku punya pengalaman buruk berkali-kali dengan pra pembukaan. Itu terjadi ketika penawaran jual dimasukkan jauh sebelum jam perdagangan dimulai, tapi tidak tertampung dalam transaksi. ”Padahal, harga pembukaan yang terjadi lebih tinggi dari penawaran jual,” tegas dia.

Hasan mencoba menelusuri kondisi itu kepada direksi BEI. Berdasar hasil penelusuran itu, pimpinan BEI menyatakan keadaan terjadi karena latensi sistem pialang. ”Padahal, pialang saya adalah salah satu pialang atau anggota bursa (AB) papan atas. Begitu kerdilkah kapasitas sistem suatu broker papan atas?”  tanyanya. (abg)

 

Tags: BEIGencet RitelPasar ModalPro Pemodal BesarSistem PerdaganganTrader

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

IHSG

Abaikan Sentimen Negatif, Market Domestik Cenderung Menguat

25 Oktober 2021 08:27
Meroket 306 Persen, Malacca Trust Serok Laba Rp49,80 Miliar

Meroket 306 Persen, Malacca Trust Serok Laba Rp49,80 Miliar

23 Oktober 2024 07:27
Pailit! BEI Bekukan Perdagangan Saham Sritex 

Pailit! BEI Bekukan Perdagangan Saham Sritex 

29 Oktober 2024 21:27 - Updated on 30 Oktober 2024 00:10
Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung memusnahkan barang bukti sabu seberat 500,299 gram di kantor BNN Banten di Serang, Jumat. dok. antara

Sabu Seberat 500 Gram Didalam Sandal Dimusnahkan

15 Oktober 2021 19:38
Pionir Inovasi, Mirae Asset Sodorkan Artificial Intelligence MAIA

Pionir Inovasi, Mirae Asset Sodorkan Artificial Intelligence MAIA

21 Desember 2024 13:27
APBBI

Pengelola Pusat Belanja Tekor, Ketua APPBI Bilang Begini

24 Agustus 2021 11:56
Milenial

Awas, ISIS Berburu Anggota dari Generasi Milenial

3 April 2021 18:48 - Updated on 4 April 2021 07:53
Indofood CBP

Surplus 15 Persen, Indofood CBP Serok Laba Rp8,14 Triliun

2 November 2024 20:27
Menunduk, Olla Ramlan Datangi Pengadilan Agama

Menunduk, Olla Ramlan Datangi Pengadilan Agama

4 April 2022 11:16
Perang Dagang Warnai 2025, Mirae Asset Ramal IHSG Jejak 8.000

Perang Dagang Warnai 2025, Mirae Asset Ramal IHSG Jejak 8.000

5 Desember 2024 21:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu