• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Saudi Kubur Credit Suisse

abu by abu
22 Maret 2023 05:27
Saudi National Bank

Nasabah tampak bersantai di teras kantor Saudi National Bank. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – KETIKA para eksekutifnya mengatakan Credit Suisse baik-baik saja, air lagi mendidih di balik pintu tertutup bank terbesar kedua Swiss itu. Ketika pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan jaminan keamanan bagi para penabung pada dua bank bangkrut 9 Maret lalu, pemerintah Swiss panik. Menteri Keuangan Swiss Karin Keller-Sutter seorang profesor pendidikan, ahli bahasa, dan penerjemahan, sibuk berkomunikasi dengan menteri keuangan AS, dan Inggris. 

Hanya lembaga keuangan dua negara itu bisa diharap sebagai penyelamat. Lembaga-lembaga keuangan lain seluruh Eropa dianggap terlalu kecil. Justru mereka biasanya mengandalkan bantuan Credit Suisse. Selama tiga bulan terakhir tanda-tanda kesulitan itu sangat nyata: tercatat dana USD110 miliar ditarik dari bank itu. Lubang itu harus ditutup Credit Suisse. Jangan sampai kepercayaan kian runtuh. Di tengah upaya pertahankan kepercayaan itu, muncul halilintar dari padang pasir.

Ya, bos Saudi National Bank Ammar Al Khudairy membuat pernyataan mematikan. Katanya: pihaknya tidak bisa lagi menggelontorkan dana berikutnya ke Credit Suisse. Itu diucapkan Rabu lalu. Seperti disiarkan secara dramatis media  Eropa. Akibatnya fatal: buntut Credit Suisse tidak bisa kopat-kapit lagi. Rupanya selama itu, Saudi diharap bisa juru selamat terakhir. Saudi sudah memiliki 10 persen saham Credit Suisse. Saudi akan ikut menjaga nilai sahamnya tersebut.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Baca juga: Superirit

Tapi Saudi melihat Credit Suisse sudah sulit diselamatkan. Saya bisa merasakan betapa marah penguasa Swiss: mengapa Saudi membuat pernyataan mematikan itu di tengah upaya pemulihan kepercayaan. Hari itu, harga saham Credit Suisse jatuh sedalam 24 persen. Hari berikutnya dana nasabah terus ditarik keluar dari Credit Suisse. Menurut media di New York, seperlima nasabah Credit Suisse dari Timur Tengah. Bahkan lembaga keuangan Qatar juga memiliki saham Credit Suisse 6,8 persen.

Sebenarnya pernyataan Al Khudairy itu normal saja. Ia ditanya media: sebagai pemegang saham terbesar Credit Suisse, apakah akan menambahkan injeksi modal. Al Khudairy menjawab singkat: absolutely not! Jawaban itu, bukan karena Al Khudairy sudah tidak percaya pada Credit Suisse. Jawaban itu lebih karena hukum Swiss membuatnya harus mengatakan itu. ”Kalau kami memegang lebih 10 persen saham, semua aturan berat-berat akan dikenakan kepada kami,” katanya.

Jadi jelas Al Khudairy menjawab apa yang harus ia jawab. Di pasar modal ada aturan agar tidak ada pemegang saham terlalu dominan. Maka tiga hari setelah bencana Al Khudairy itu, otoritas Swiss memanggil bank terbesar di sana: UBS. Hari Minggu. Tidak ada jalan lain. UBS harus membeli Credit Suisse. Dibantu dana dari pemerintah Swiss. Harga belinya  murah sekali: hanya kurang dari 50 persen. Dari harga saham USD2 pada hari Jumat hanya perlu dibeli USD0,8 hari Minggu.

Baca juga: Kiamat SVB

Saudi ikut rugi sangat besar. Hari itu ia kehilangan uang sekitar USD1,2 miliar. Al Khudairy seorang konglomerat Saudi Arabia. Ia insinyur lulusan George Washington University di DC. Di samping memiliki Saudi National Bank, ia juga menjadi pimpinan banyak sekali lembaga keuangan di Arab, Emirat, Qatar, dan Kuwait. Ia juga punya bisnis gula di Jeddah. Juga perusahaan kontraktor. Kini Al Khudairy jadi ”tertuduh” kambing hitam di Swiss. Tapi begitu banyak skandal melibatkan Credit Suisse. 

Termasuk korupsi terbesar Malaysia melibatkan perdana menteri Najib Razak. Begitu sering terjadi pergantian manajemen di bank itu. Dan kini, bank berumur 166 tahun itu, berakhir menjadi anak UBS. Atau sekalian akan disatukan dalam UBS. UBS terbesar ke-3 Eropa dengan market cap USD68 miliar. Di ranking dunia, UBS terbesar ke-33. Sedang Credit Suisse nomor 41. Bagaimana bank terbesar nomor 41 dunia bisa rapuh dalam waktu 3 hari. Belakangan ranking bank terbesar dunia jungkir balik. 

Baca juga: Debu Neom

Nomor 1 sampai nomor 4 dunia diduduki bank dari Tiongkok. Nomor 5 dari Jepang (Bank Mitsubishi Group). Nomor 6 baru dari Inggris (HSBC). Nomor 7 dan 8 baru dari AS (JP Morgan dan Bank of America). Sedang 9 dan 10 dari Prancis. Credit Suisse juga punya anak usaha di Indonesia: Credit Suisse Indonesia. Lengkap dengan lembaga-lembaga keuangannya. Berkantor di Sampoerna Strategic Jalan Jenderal Sudirman Jakarta. Sedang UBS bank Indonesia di Gedung PKBI seberang Credit Suisse.

Pemerintah Swiss sendiri memilih menyelamatkan Credit Suisse lewat UBS. Daripada membiarkannya bangkrut seperti Silicon Valley Bank (SVB) AS dua minggu sebelumnya. Itu semata lantaran Swiss ingin menjaga reputasi di dunia keuangan. Di AS masih banyak bank sepeninggal SVB. Tapi Swiss tinggal punya UBS. Padahal, nama Swiss identik dengan kepercayaan pada banknya. (Dahlan Iskan)

Tags: Ambil AlihbencanaCredit SuissediswayKolapsKubur Hidup-HidupSaudi National BankUBS

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Superbrands Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada merek-merek unggulan melalui ajang Gala Award Superbrands Indonesia’s Choice 2026 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2026)
Headline Ekonomi

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

2026/09/27
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Poster Film Miracle in Cell no.7. foto : indoposnews/ist/falconpictures

Film Miracle In Cell No 7 Tembus 3 Juta Lebih Penonton di Hari ke 11

20 September 2022 18:52
Film "Lightyear" dilarang tayang di Arab Saudi (indoposnews/instagram/pixarslightyear)

Tampilkan Adegan LGBT, Film Disney-Pixar Lightyear Dilarang di 14 negara

15 Juni 2022 13:52
pembelajaran tatap muka

Acer Dukung Transformasi Digital di Dunia Pendidikan Indonesia

16 November 2021 10:31
Ribuan mahasiswa gelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022). foto : indoposnews/antara

Dua Orang Pembawa Senjata Tajam Diamankan di Tengah Demo

11 April 2022 15:15
pertamina

Kilang Pertamina Cilacap Terbakar

11 Juni 2021 21:37
Megan Thee Stallion bersiap untuk lulus dari perguruan tinggi.

Megan Thee Stallion Berbagi Foto Wisuda Perguruan Tinggi

8 November 2021 12:15
Jaring Talenta Berkualitas, BTN Perkuat Kemitraan dengan Universitas Terkemuka 

Jaring Talenta Berkualitas, BTN Perkuat Kemitraan dengan Universitas Terkemuka 

20 Oktober 2024 10:27
Widodo Makmur Unggas

Drop 154 Persen, Widodo Unggas Biakkan Rugi Rp40 Miliar

9 Agustus 2023 08:57
Sapi kurban jenis simental dari Presiden Jokowi sudah berada di Masjid Al Wustho Mangkunegaran Solo, Jateng, Sabtu (9/7/2022).

Presiden Jokowi Kurban Dua Ekor Sapi, Cek ini Beratnya

9 Juli 2022 12:42
Lanjut! Saratoga Gulung 4,47 Juta Saham Merdeka Copper Gold 

Lanjut! Saratoga Gulung 4,47 Juta Saham Merdeka Copper Gold 

11 Januari 2024 15:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu