• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Debu Neom

abu by abu
13 Maret 2023 05:27
Kota Neom

A handout picture provided by Saudi's NEOM on July 26, 2022 shows the design plan for the 500-metre tall parallel structures, known collectively as The Line, in the heart of the Red Sea megacity NEOM. - A futuristic megacity in Saudi Arabia will feature two massive, mirror-encased skyscrapers that extend over 170 kilometres of desert and mountain terrain, ultimately housing nine million people, the kingdom's de facto ruler has announced. (Photo by NEOM / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / NEOM" - NO MARKETING - NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ”LAIN kali harus membawa mobil sendiri,” ujar seorang staf disway.id/listtag/261568/neom”>Neom menasihati saya. Saya iyakan saja. Untuk apa berbaku kata. Cukuplah pelajaran mahal ini untuk diri saya sendiri. Saya bukan tidak lihat Google. Justru saya berpatokan padanya. Tapi Sharma, yang tertulis sebagai kota, ternyata bukan kota. Hanya beberapa hotel tempat menyepi di pantai. Jalan dari Tabuk ke Sharma diperlihatkan dengan garis kuning tipis. Seperti jalan kampung. 

Nyatanya sudah jalan baru lebar, dua jalur, dan mulus. Mengalahkan jalan besar di map digambarkan dengan garis tebal. Ya sudah. Yang penting jangan sampai Anda buru-buru ke Neom. Ini proyek terbesar di jagat raya baru dimulai. Tiga tahun lagi belum banyak bisa dilihat. “Mungkin tahun 2050 baru benar-benar jadi,” katanya. Saya akan ke sana lagi tahun itu. Atau Anda wakili saya. Pun saat itu nanti Anda harus membawa kendaraan sendiri. Tidak akan ada angkutan umum masal di sana. Tentu ada persewaan mobil. 

Seperti di Amerika atau Eropa. Sekarang di Saudi Arabia sudah ada persewaan mobil seperti itu. Mereka buka cabang di Saudi: Avis, Enterprise, Alamo, dan seterusnya. Saya lihat ada cabang mereka di kota Tabuk. Saya juga sempat terpikir ambil sewaan itu. Tapi saya lebih ingin berinteraksi dengan layanan umum. Dan lagi saya harus mengembalikan mobil itu ke kantor mereka. Berarti saya harus balik ke Tabuk. Saya tidak ingin balik ke tempat yang saya sudah tahu. Kecuali tempat itu sangat menarik. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Gurun Berbisik

Saya lebih ingin menyusuri pantai Laut Merah. Dari ujung utara ke ujung Jeddah. Saya bisa mengembalikan mobil sewaan itu di kantornya yang di Jeddah. Tapi itu berarti saya harus mengemudi 14 jam. Saya tidak mau terikat seperti itu. Saya ingin bebas. Dan di Neom, saya sama sekali tidak bebas. Tidak bisa ke mana-mana. Luas kota Neom ini akan sulit Anda bayangkan: lebih luas dari seluruh Singapura. Tapi yang akan dibangun hanya 5 persennya saja. Selebihnya dibiarkan seperti aslinya. 

Lima persen itu tidak di satu lokasi. Lima persen itu diecer di lima titik lokasi. Berjauhan. Masing-masing disesuaikan dengan temannya. Di sana akan ada Neom 1, Neom 2, Neom 3, Neom 4, Neom 5.  Misalnya di salah satu Neom akan ada danau buatan yang seluas Danau Toba. Berbagai olahraga air akan ada di situ. Juga hotel-hotel jenis lake side. Danau itu dibuat di sela-sela gunung batu di ketinggian 800 meter. Berarti juga mirip posisi danau Toba. Lalu akan ada pegunungan dilapisi salju di atasnya. 

Hamparan salju luas. Salju buatan. Tebal. Bisa untuk kejuaraan ski seperti di pegunungan Alpen atau Nagano. Akan ada juga kota vertikal: gunung batu tinggi dibelah. Di tebing terjalnya dibangun kota. Jangan sampai Anda usul nama kota itu nanti Tebing Tinggi. Semua lokasi itu berada di sela-sela gunung batu. Batu tua. Batu keras. Mungkin ini kawasan pegunungan batu tua terluas. Dan alam seperti itu akan dipertahankan keasliannya. Kawasan wisata Neom akan menjadi satu rangkaian dengan wisata Jordania.

Baca juga: Tuah F1 Danau Toba 

Nah, dari Neom hanya perlu 30 menit ke lokasi pendaratan Nabi Musa. Yakni setelah Musa membelah laut Merah dengan tongkatnya. Lokasi itu, sekarang belum ada apa-apanya. Pantai biasa. Pantai tidak indah. Tentu kelak bisa dibangun museum Nabi Musa. Atau diorama pembelahan laut. Lengkap dengan animasi peristiwa tongkat sakti itu. Kini museum serupa, dalam wujudnya yang sangat sederhana, ada di Amerika. Di Tennessee. Tidak jauh di selatan ”ibu kota” musik Country,  Nashville. 

Pemiliknya terobsesi peristiwa itu. Ia seorang pendeta. Ten Commandments sangat diajarkannya di gereja. Masih banyak museum arkeologi sekitar peristiwa itu. Di mana-mana. Tapi ilmuwan belum sepakat di mana lokasi pembelahan laut itu sebenarnya. Bahkan ada ilmuwan berpendapat peristiwa di kitab suci itu hanya kiasan. Belum ada satu penemuan arkeologi soal pembelahan laut itu. Tapi objek wisata bukanlah catatan sejarah. Putra Mahkota Mohamad bin Salman pasti bisa membangun lebih spektakuler. 

Pasti laris. Kebetulan versi Kristen dan versi Islamnya praktis sama. Dari situ, dua jam lagi ke utara, sudah sampai Petra (Jabal al Midbah). Terus ke utara lagi sampai Jerusalem. Neom akan disebut juga objek wisata natural terbesar se-jagat raya. Tapi jangan ke sana sekarang. Kecuali Anda ingin berdagang debu bongkaran gunung batu. Saya tidak sampai harus bermalam di gunung batu Neom. Pemuda Pakistan itu akhirnya menemukan satu mobil bisa membawa saya pergi. Asal pukul 19.00 ia bisa tiba di Neom.

Baca juga: Budaya Korporasi

Pemilik mobil itu orang Karala, India. Ia tinggal di Tabuk. Sudah 15 tahun di Saudi Arabia. Istri dan anaknya tinggal di Karala. “Pendidikan anak di Karala lebih bermutu,” katanya. “Setahun dua kali saya pulang ke Karala,” tambahnya. Sore itu, si Karala lagi bersih-bersih mobil di dekat masjid temporer. Mobil itu kail baginya. Pekerjaannya: antar jemput staf Neom. Tiga orang kulit putih. Pagi berangkat dari Tabuk ke Neom. Petang dari Neom ke Tabuk. Si Karala melihat jam. Kepalanya bergoyang-goyang. 

”Waktunya tinggal dua jam,” gerak bibir di bawah kumis tebal itu. Mengantar saya ke Tabuk tidak mungkin. Terlalu jauh. Kalau telat kembali ke Neom kontrak antar-jemputnya bisa diputus. Bahkan kena denda. “Ke Duba saja mau?” tanyanya pada saya. “Ke mana saja. Asal bisa keluar dari sini,” jawab saya. Perjalanan ke Duba satu jam. Berarti ia bisa tiba kembali di Neom dalam dua jam. Pas dengan jadwal mengantar pulang tiga orang kulit putih itu. “Ke Duba saja,” katanya. “Berapa?” tanya saya. 

“200 riyal,” jawabnya. “300 riyal,” kata saya menawar. Kali ini tidak untuk lebih hemat. “Sekarang!” jawabnya dengan senyum khas India. Kepalanya agak  sedikit digelengkan. Saya pamit ke pemuda Pakistan itu. Saya buka dompet di depannya. Ia menolak keras. Si Karala memacu mobil ke arah selatan. Menyusuri pantai Laut Merah. Sama sekali tidak indah. Hanya proyek. Proyek. Proyek. Debu. Debu. Debu. Deru dan debu. Saya berdoa agar perjalanan ini selamat. Terutama agar si Karala tidak diputus kontrak kerjanya. Agar ia dapat uceng tanpa kehilangan deleg-nya. (Dahlan Iskan)

Tags: Batu TuaDebuKota NeomMuhamad bin SalmanPrestisiusProyekPutra MahkotaSaudi Arabia

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Tangkapan layar - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda di lajur sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (19/3/2022, 22.00 WIB).

Anies Baswedan Tambah Satu Lajur untuk Sepeda di Jalan Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman

19 Maret 2022 23:28
Menkop Berharap UMKM Memiliki Kelembagaan Koperasi

Menkop Berharap UMKM Memiliki Kelembagaan Koperasi

7 November 2021 02:05
Acset Indonusa

Lunasi Utang, Acset Indonusa Private Placement 15 Miliar Saham

13 Juli 2021 11:47
cinta laura - instagram

Tandai 15 tahun Berkarya, Cinta Laura Serukan Aksi Sosial

14 Februari 2022 17:05
Google

Google Blokir Aplikasi Dua Media Rusia

3 Maret 2022 11:37
Line-up Inggris vs Italia final Euro 2020

Line-up Timnas Inggris vs Italia Final Euro 2020

11 Juli 2021 23:57
Honda Racing Indonesia

Honda Racing Indonesia “HRI” Kenalkan Tim Balapnya, intip Yuk

30 Maret 2021 19:17
Ikatan Cinta

Ikatan Cinta dan Lapor Pak! Raih Penghargaan di Indonesian Television Awards (ITA) 2021

28 September 2021 10:24 - Updated on 29 September 2021 00:31
Jaya Sukses

Dua Direksi Jaya Sukses Makmur Borong 85,76 Juta Saham Senilai Rp26,58 Miliar

9 Mei 2022 17:00 - Updated on 10 Mei 2022 10:24
Omni Inovasi Terancam Delisting, Saham Publik Nyangkut 1,76 Miliar Lembar

Omni Inovasi Terancam Delisting, Saham Publik Nyangkut 1,76 Miliar Lembar

29 Desember 2023 18:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu