• Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Kloning Salam 

abu by abu
10 Februari 2023 05:27
Satu Abad NU

Presiden Jokowi kala menghadiri puncak resepsi 1 Abad NU. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – KALIMAT penutup salam ala NU itu memang sulit diucapkan. Pun oleh tokoh Banser seperti Erick Thohir yang menteri BUMN. Seperti terlihat saat ketua panitia itu menutup sambutan puncak acara satu abad NU Selasa lalu. Dan itu disengaja. Oleh penemunya. Tujuannya: agar yang bukan NU-asli tidak mudah mengucapkannya. Begitulah menurut ensiklopedia NU. Dulu, NU punya ciri khas tersendiri dalam menutup salam. 

Yakni memasukkan kalimat billahi taufiq wal hidayah. Itu diucapkan sebelum salam penutup wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang menciptakan kalimat tambahan penutup itu orang Kendal. Tokoh NU setempat. Kiai besar di sana. Imam masjid agung dekat alun-alun Kendal. Namanya: KH Ahmad Abdul Hamid. Beliau meninggal tahun 1998. Kalimat tambahan itu lantas sangat populer. Sampai dipakai siapa saja di luar lingkungan NU.

Baca juga: Satu Abad NU 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Rasanya lebih terlihat Islam kalau salamnya didahului kalimat tambahan tersebut. Maka pihak-pihak yang ingin terlihat lebih Islam menggunakan kalimat tambahan itu. Secara politik Golkar sangat ingin terlihat dekat dengan Islam. Maka kalimat tambahan itu sangat populer di pidato-pidato tokoh Golkar saat itu. Apalagi banyak tokoh Islam berada di Golkar. NU pun seperti merasa ”kecurian”. Apalagi NU saat itu lebih dekat ke PPP dengan lambang Kakbahnya. 

Kiai Ahmad Abdul Hamid pun merasa masygul: kalimat tambahan itu tidak lagi khas NU. Maka beliau menciptakan kalimat tambahan baru. Untuk menggantikan billahi taufik wal hidayah yang sudah milik Golkar atau Muhammadiyah. Dan kalimat baru itu memang lebih sulit diucapkan bagi lidah yang tidak akrab dengan bahasa Arab. Cobalah Anda mengucapkannya: wallahul muwafiq ila aqwamit tharieq. Sulit kan? Tapi bagi orang pesantren sama sekali tidak sulit.

Baca juga: Era Fikih Peradaban

Maka jadilah kalimat tambahan itu ciri khas NU yang baru. Siapa yang menutup salam dengan tambahan kalimat itu pastilah ia NU. Yang tidak mengucapkannya berarti Muhammadiyah atau yang lain. Tapi sejarah rupanya bisa  terulang. Kini kalimat sulit itu mulai dihafal siapa saja. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang PDI-Perjuangan, sangat fasih mengucapkannya. Akankah kalimat baru itu akan senasib dengan billahi taufiq wal hidayah? Rasanya begitu.

Terutama karena suara NU di pemungutan suara Pemilu dianggap sangat penting. Orang mulai ingin terlihat lebih NU dengan mengucapkannya. Itu sudah mirip dengan tokoh-tokoh PDI-Perjuangan harus membuka salam dengan pekikan heroik: ”M e r d e k a!”. Sampai tiga kali. Kapan kalimat baru khas NU itu mulai dipakai? Mas’ud Adnan, tokoh NU Jatim, mengatakan sudah lupa kapan kali pertama menggunakan. “Saya terpengaruh oleh teman-teman PMII,” ujar Pemimpin Redaksi Harian Bangsa itu.

Baca juga: Elastisitas Fikih 

Menurut Mas’ud, anggota PMII paling gencar menggunakan. PMII, organisasi mahasiswa NU. Setahu Mas’ud, Gus Dur tidak pernah menggunakan kalimat tambahan itu. “Sampai saya ketularan tidak pernah menggunakannya,” katanya. “Baru belakangan saya terpengaruh teman-teman PMII,” tambahnya. Gus Dur juga tidak pernah menggunakan kalimat tambahan yang lama. Terutama, guraunya, sejak kalimat itu dipinjam Golkar dan tidak pernah dikembalikan.(Dahlan Iskan)

 

Tags: DikloningFikih PeradabanHarga MatiNKRISalam ala NUSatu Abad NUSusah DitiruTolah Khilafah

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Gagal Kuorum Lagi! Rencana Private Placement Bank CIMB Niaga Amsyong 

Gagal Kuorum Lagi! Rencana Private Placement Bank CIMB Niaga Amsyong 

20 Oktober 2023 17:27
Matahari Putra Prima

Pandemi, Matahari Perluas 76 Toko Virtual via GoMart

23 Juli 2021 10:57
Tujuh ekomendasi aktivitas rayakan HUT RI

Tujuh Rekomondasi Wisata Rayakan 17 Agustus

16 Agustus 2022 10:22
Medikaloka Hermina

Tertular, Pengurus Teras Ini Serok 760 Ribu Saham Medikaloka Hermina

11 April 2022 12:27
Caplok Net TV, MD Entertainment Siapkan Rp1,65 Triliun

Caplok Net TV, MD Entertainment Siapkan Rp1,65 Triliun

17 September 2024 11:40
Bayar Utang Boy Thohir, Provident Jajakan Right Issue 9,99 Miliar Eksemplar

Bayar Utang Boy Thohir, Provident Jajakan Right Issue 9,99 Miliar Eksemplar

15 Januari 2024 13:27
Ebenz Burgerkill (Instagram/@ ebenbkhc)

Innalillahi, Ebenz Gitaris Burgerkill Meninggal Dunia

3 September 2021 18:05
Map Aktif

Cuan! Warga Belanda Lego 2,5 Juta Saham MAP Aktif Rp2,8 Miliar

11 Maret 2024 19:27
BMKG - indoposnews

BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah di Indonesia Dilanda Hujan

17 Maret 2022 04:35
Aksi Senyap! Bank of Singapore Serok 82,29 Juta Saham Buana Finance

Aksi Senyap! Bank of Singapore Serok 82,29 Juta Saham Buana Finance

29 November 2023 08:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu