• Redaksi
Sabtu, April 25, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline jabodetabek JABODETABEK

Alat Swab Antigen Impor Diduga Beredar, Ribuan Karyawan Alkes Terancam Dirumahkan

Sandy H by Sandy H
1 Desember 2021 22:07
Alat Swab Antigen Impor Diduga Beredar, Ribuan Karyawan Alkes Terancam Dirumahkan

Ketua PBB Lambok F Sihombing ketika diwawancara media. foto: indoposnews.co.id/ist

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Kemunculan alat swab antigen impor yang diduga beredar dipasaran membuat ribuan karyawan salah satu perusahaan alat kesehatan  di Jakarta Barat melakukan aksi demo di halaman pabrik. Aksi tersebut dilakukan mereka setelah alat swab antigen impor  berdampak pada kesejahteraan karyawan.

“Kami sangat prihatin dan menyayangkan masalah tersebut karena mereka rekan – rekan kami semua dan terancam dirumahkan,” ujar Lambok F. Sihombing Ketua Umum Organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) Selasa (30/11).

Lambok mengemukakan kemunculan alat swab antigen impor yang diduga beredar dipasaran membuat para produsen alat kesehatan dalam negeri merugi sehingga terpaksa memangkas biaya produksi dan berimbas dengan pengurangan karyawan sekitar seribu orang dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga

Tangkal Bullying, Indonesia Sehat Jiwa Luncurkan Peer Support Buddy

Sah! ini Plt Ketua Mada LMP DKI Jakarta

Paruh Pertama 2024/2025, Siswa Sampoerna Academy Catat Prestasi Bergengsi 

Kesempatan Emas, Sampoerna University Tawarkan Beasiswa 100 Persen

“Kami telah berkomunikasi dengan pihak pabrik untuk menanyakan apa yang melatarbelakangi mereka merumahkan sebagian besar karyawannya. Ternyata masalahnya adalah pabrik ini tidak dapat memasarkan produk mereka di pasaran dalam negeri akibat dari banyaknya produk impor yang masih beredar,” ucap Lambok ketika ditemui awak media di Kantor PBB yang terletak di Kota Bekasi.

Baca Juga : Penuhi Permintaan, RNI Produksi Alkes Oksigen secara Mandiri

Lambok mengatakan adanya informasi  terkait lelang pengadaan alat swab antigen yang diadakan oleh salah satu kementrian senilai Rp 129 miliar menjadi salah satu penyebabnya. padahal, pemerintah sendiri yang sering menggaungkan untuk mengutamakan memakai produk dalam negeri. “Di sini Kami menduga adanya kerugian negara yang sangat besar karena adanya permainan,” ujar Lambok.

Disamping itu, Lambok juga mengutarakan bahwa Ia tidak habis pikir kenapa beberapa Badan Usaha Milik Negera tidak memakai alat swab antigen produk lokal dalam kesehariaannya,, tetapi justru memakai alat kesehatan Impor yang secara harga jauh lebih mahal.  Sementara penerbangan yang berasal dari negara lain yakni Lion Air, malah menggunakan produk dalam negeri yang secara harga jauh lebih murah yaitu Rp 35 ribu bahkan sudah termasuk jasa dan surat keterangan hasil pemeriksaan untuk penerbangan.

“Menurut Kami banyak produk – produk lokal yang sudah teruji secara klinis dan layak pakai serta izin edarnya juga sudah keluar, terlebih lagi harga juga lebih murah ketimbang produk impor, tetapi kenapa tidak digunakan oleh pemerintah? Itu yang Kami sangat sayangkan,” kata Lambok. (ash)

Tags: alat swab antigen imporAlkesindoposindoposkoranindoposnews.co.id

Berita Terkait

Tangkal Bullying, Indonesia Sehat Jiwa Luncurkan Peer Support Buddy
Headline jabodetabek

Tangkal Bullying, Indonesia Sehat Jiwa Luncurkan Peer Support Buddy

2025/09/29
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Mada DKI Jakarta LMP, Leo Situmorang, S.H., M.H (ist)
JABODETABEK

Sah! ini Plt Ketua Mada LMP DKI Jakarta

2025/09/20
Paruh Pertama 2024/2025, Siswa Sampoerna Academy Catat Prestasi Bergengsi 
Headline jabodetabek

Paruh Pertama 2024/2025, Siswa Sampoerna Academy Catat Prestasi Bergengsi 

2025/02/04 - Updated on 2025/02/05
Kesempatan Emas, Sampoerna University Tawarkan Beasiswa 100 Persen
Headline jabodetabek

Kesempatan Emas, Sampoerna University Tawarkan Beasiswa 100 Persen

2024/11/06
Lahirkan Pemimpin Unggul, Sampoerna University dan Tokyo Tech Perkuat Kolaborasi Akademis
Headline jabodetabek

Lahirkan Pemimpin Unggul, Sampoerna University dan Tokyo Tech Perkuat Kolaborasi Akademis

2024/08/19
Dongkrak Kualitas Pendidikan Indonesia, PSF Gandeng SCSA Western Australia
Headline jabodetabek

Dongkrak Kualitas Pendidikan Indonesia, PSF Gandeng SCSA Western Australia

2024/08/02

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Wijaya Karya

Fokus Bisnis Inti, Wijaya Karya Jual Saham JKC Rp51,13 Miliar

6 Juli 2022 11:27
Jo Yeo Jeong

Tonton: Jo Yeo Jeong Dihantui Musuh di Tengah Pulau Surga di “High Class”

14 Agustus 2021 00:47
Indika Energy

Gara-gara Ini, Besok NUS Tinggalkan Bursa Efek Australia

6 Oktober 2021 17:27
Tol Layang Pettarani

Tol Layang A.P. Pettarani Masuk Nominasi The Mine Best Project Award

9 Agustus 2021 12:40
Gedung KPK.

KPK Ajukan Kasasi Putusan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna

15 Februari 2022 13:08
Ngutang BCA, Pengendali Pakuan Jaminkan Aset Rp200 Miliar

Ngutang BCA, Pengendali Pakuan Jaminkan Aset Rp200 Miliar

20 Juni 2024 09:27
Investor Konfiden, IHSG Siap Terjang Level 7.654

Investor Konfiden, IHSG Siap Terjang Level 7.654

19 Agustus 2024 06:27
VICO

Private Placement Rp277,99 Miliar, Victoria Investama Fokus Ini 

2 Desember 2021 17:27
PK Entertainment dan Sound Rhythm menggelar jumpa Pers konser Justin Bieber.

Konser Justin Bieber Ikuti Prokes di Jakarta

24 Maret 2022 17:10
Kreator konten Jasmine Laticia dikenal dengan nama panggung Jeje Slebew melakukan klarifikasi bersama Coproduser film "Pamali" Alex Gunawan atas video viral marah-marahnya di kawasan Dukuh Atas saat Citayam Fashion Week (CFW) berlangsung di All Seasons Hotel Tanah Abang, Sabtu (30/7/2022).

Marah-Marah di Citayam Fashion Week, Ini Penjelasan Jeje Slebew

30 Juli 2022 15:47

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu