• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Seteru Keluarga

abu by abu
29 Juli 2023 05:27
Keluarga Lee Kuan Yew
Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PERTENGKARAN antar-anak Lee Kuan Yew ternyata belum berujung. Anak bungsunya, Lee Hsien Yang, terus mengkritik kakak sulungnya, kini menjadi Perdana Menteri Singapura: Lee Hsien Loong. Mengkritiknya dari luar negeri. Lewat Facebook. Hsien Yang tidak berani lagi pulang ke Singapura. Yakni sejak Hsien Yang dipanggil polisi tahun lalu: terkait perseteruan lama dengan si kakak sulung. Yakni soal warisan rumah besar di Oxley Road nomor 38. 

Di situ dulu, waktu kecil, mereka tinggal bersama sang ayah. Rumah besar. Delapan kamar. Umur bangunannya sudah 125 tahun. Bukan. Bukan rebutan untuk saling memiliki. Hanya soal akan diapakan rumah itu. Kakak Sulung menghendaki diabadikan sebagai monumen sejarah. Ayah mereka, Lee Kuan Yew, adalah bapak bangsa. Juga bapak modernisasi Singapura. Segala-galanya bagi Singapura. Si bungsu menghendaki rumah itu dibongkar. Diratakan dengan tanah. 

Agar tidak terjadi kultus pada ayah mereka. Itu, katanya, sesuai dengan wasiat sang ayah. Anak sulung menganggap wasiat itu dipalsukan. Kriminal. Hsien Yang dipanggil polisi. Yang lebih ngotot untuk dibongkar sebenarnya saudara tengah. Wanita: ”sendang diapit pancuran”. Namanyi: Lee Wei Ling. Ahli syaraf. Neurolog. Tomboy. Kini berumur 68 tahun. Si bungsu memihak saudara tengah. Hsien Yang memihak Wei Ling: 2:1. Di antara tiga bersaudara itu Wei Ling-lah lebih lama di rumah besar.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Tulisan Tentera 

Dia terus serumah bersama papa-mama. Sampai Lee Kuan Yew meninggal pada 2015. Mungkin karena Wei Ling tidak menikah. Juga otaknya amat cerdas. Belakangan ini Wei Ling sakit. Agak parah. Terkait dengan syaraf. Dia menjadi banyak lupa. Maka tinggal Hsien Yang sendirian melawan kakak sulung. “Mungkin saya tidak akan bisa melihat kakak perempuan saya lagi,” kata Hsien Yang dari perantauannya. Serangan terbaru dari Hsien Yang terjadi pekan lalu. Lewat Facebooknya. 

Yakni tentang penggunaan uang negara untuk merenovasi rumah sewaan. “Hanya karena menyewa rumah itu seorang menteri,” tulis si bungsu. Hsien Yang terus mengkritik pemerintahan kakak sulung. Ketika terbongkar kasus korupsi yang melibatkan menteri Transportasi awal bulan ini, Hsien Yang menulis: itu bukti kegagalan kepemimpinan Lee Hsien Loong. Rumah yang disewa itu milik negara di bawah SLA (Singapore Land Authority). Letaknya di Ridout Road nomor 26. 

Yang menyewa: Menteri Hukum K. Shanmugam. Awalnya, 2018, Shanmugam menyewa selama 3 tahun. Lalu diperpanjang. Ia menyewa di situ karena ingin menjual rumah pribadinya. Harga jual rumah di Singapura memang lagi mahal-mahalnya. Harga sewa rumah kolonial ini SGD26 ribu per bulan. Setara Rp300 juta per bulan. Ia menjabat menteri dalam negeri merangkap menteri hukum. Sebelum itu ia menteri hukum merangkap menteri luar negeri.

Baca juga: Ilmu Fengsui

Akibat postingan di Facebook itu, Hsien Yang dikirimi ultimatum oleh Menteri Kebudayaan, Kemasyarakatan dan Pemuda Edwin Tong. Mr Tong juga wakil menteri hukum. Isinya: Hsien Yang harus memperbaiki isi Facebooknya atau mencabutnya. Edwin Tong membantah perbaikan rumah di Jalan Ridout Road No 26 karena ada menteri yang tinggal di situ. Kakak Sulung, sebagai perdana menteri, sudah menginstruksikan aparatnya agar menyelidiki kasus itu. 

Hasilnya: tidak ada hubungan antara perbaikan rumah dengan siapa yang menyewa rumah. Maka Hsien Yang dianggap menyiarkan kabar bohong. Kalau Hsien Yang tidak melakukan koreksi maka tuduhan padanya akan tambah satu lagi: melanggar UU penyiaran, Ia pun melakukan koreksi atas postingan tersebut, tapi mengunggah lagi materi berikutnya: bahwa ia tetap pada keyakinannya bahwa renovasi itu ada hubungan dengan siapa yang sedang menyewa rumah itu.

Berarti Hsien Yang akan menerima ultimatum lagi. Hsien Yang adalah seorang lawyer. Demikian juga isterinya. Sang menteri yang menyewa rumah juga seorang lawyer. Yakni sebelum jadi anggota DPR dan kemudian menjabat menteri dua periode. Shanmugam, 66 tahun, justru lebih keras. Ia memberi ultimatum bahwa Hsien Yang harus mencabut postingannya dan minta maaf. Masih harus pula membayar ganti rugi nama baik. Rupanya ada juga dukungan dari dalam negeri untuk Hsien Yang. 

Baca juga: Menjerit Lara

Bahkan banyak yang mengusulkan agar Hsien Yang maju sebagai calon presiden di Pilpres bulan September depan. Hsien Yang ternyata juga berminat. Hanya saja ia tidak mungkin pulang. Kalau pun pulang akan langsung berurusan dengan hukum. Berarti ia tidak mungkin lolos sebagai calon. KPU di sana punya wewenang menentukan siapa saja yang bisa maju sebagai Capres. Presiden Halimah Yusuf sudah dengan tegas menyatakan tidak mau lagi maju sebagai calon. 

Cukup satu masa jabatan, 6 tahun. Meski jabatan presiden di sana hanya seremonial, yang mencalonkan diri ada tiga orang. Yakni Tharman Shanmugaratnam, George Goh Ching Wah, dan Seng Soon Kia. Rasanya Tharman yang dikehendaki untuk terpilih. Ia Menko yang sudah meletakkan jabatan dan sudah berhenti dari pimpinan partai penguasa, PAP. Ia juga pernah memimpin GIC, pemegang cadangan devisa negara. Yang terpenting ia suku minoritas. 

Halimah minoritas Melayu Islam.  Tharman minoritas India Hindu. Anak sulung –yang menjadi tidak jelas kapan akan turun takhta– menghendaki jabatan presiden di tangan minoritas. Bergantian. Antara Melayu dan India. Itu karena jabatan perdana menteri  pasti di tangan suku Tionghoa. Di Jawa orang percaya ”sendang diapit pancuran” harus dicarikan jalan keluar secara adat. Di Singapura sering hanya ada ”sendang” tanpa ”pancuran”. (Dahlan Iskan)

Tags: KeluargaLee Kuan YeePertengkaranRumah BesarSeteruSingapuraWarisan

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Lesti DA

Lesti DA Minta Restu Orang Tua

18 Agustus 2021 21:50
Aktris Kang Soo-yeon (Yonhap)

Aktris Korea Selatan Kang Soo-Yeon Dilarikan ke RS

6 Mei 2022 19:19
Performa Moncer, Saham Bank Jabar Akan Tembus Rp1800-1900 per Lembar

Performa Moncer, Saham Bank Jabar Akan Tembus Rp1800-1900 per Lembar

20 September 2021 11:47
Kencana Energi

Kencana Energi Distribusi Santunan Dividen USD1,35 Juta, Lihat Detailnya

2 Juli 2022 15:27
Waskita Karya

Waskita Karya Pinjami Entitas Usaha Rp1,42 Triliun 

15 Februari 2022 17:57
Bank BRI

Kerek Performa, Ini Jurus Bank Rakyat Indonesia 

9 September 2021 23:27
Siloam Hospitals

Rumah Sakit Lippo Group Tabur Dividen Rp255 Miliar, Telusuri Jadwalnya

12 Juni 2023 19:27
Charnick

Mantap, Pengendali Borong Saham Charnic Capital Rp2,45 Miliar

9 November 2021 18:27
Indofood CBP

Indofood CBP Terbitkan Global Bonds USD1 Miliar

28 Oktober 2021 11:27
DKI Gagal di Pertandingan Final Panjat Tebing PON Papua

DKI Gagal di Pertandingan Final Panjat Tebing PON Papua

30 September 2021 11:43

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu