Indoposonline.NET – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berkubang di zona merah. Langkah Indeks mentas dari zona hitam tersebut tergolong berat. Paling banter, Indeks melandai dengan kecenderungan melemah.
Lanjar Nafi, Equity Technical Analyst Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia menyebut, secara teknikal Indeks false break bearish trendline dengan resisten 6100 pada gerak pengujian support MA5, dan MA20. Indikator stochastic dan RSI bergerak datar dengan MACD terpantau bearish.
Baca juga: Wall Street Datar, IHSG Kembali Monoton
Karena itu, sepanjang perdagangan Kamis (24/6), Indeks diprediksi masih bergerak cukup berat dengan potensi kembali tertekan dengan support 5.982, dan resisten 6.065. Saham-saham dapat dicermati antara lain Charoen Pokphand (CPIN), HM Sampoerna (HMSP), London Sumatera Plantations (LSIP), Waskita Beton Precast (WSBP), Waskita Beton (WTON), Waskita Karya (WSKT), Ace Hardware (ACES), Aneka Gas Industri (AGII), dan Bank Tabungan Negara (BBTN).
Kemarin, Indeks minus 0,86 persen atau 53,30 poin ke level 6.034,54. Saham-saham sektor kesehatan tekor 2,41 persen, Keuangan minus 2,09 persen, dan Property terpangkas 1,20 persen. Saham-saham sektor Infrastruktur, transportasi, dan industri gagal menahan kejatuhan Indeks. Angka kasus Covid-19 melebar menjadi fokus investor saat aksi jual pemodal Rp435,77 miliar. Top net sell saham BBRI, BMRI, dan BBCA.
Baca juga: MNC Pictures dan Temata Studio Bergabung ke APFI
Sementara mayorita indeks saham Asia ditutup bervariasi. Indeks Nikkei turun 0,03 persen, Topix tekor 0,53 persen, HangSeng surplus 1,79 persen, dan CSI300 naik 0,49 persen. Investor menilai prospek pemulihan ekonomi meredakan kekhawatiran akan inflasi lebih cepat akan memacu pengetatan kebijakan.
Bursa Eropa turun di tengah Indeks Manajer Pembelian atau Purchasing Manager Index (PMI) mencerminkan data manufaktur bisnis tumbuh di zona Euro. Pan-European Stoxx 600 tekor 0,6 persen. Sebagian besar sektor dan bursa utama berakhir negatif.
Baca juga: Waw, The Asian Banker Nobatkan BRI sebagai The Best Bank in Indonesia
Data aktivitas sektor jasa dan manufaktur zona euro Juni meningkat 15 tahun terakhir. Pembacaan komposit awal IHS Markit, mencakup jasa dan manufaktur berada 59,2 atau tertinggi sejak 2006, dan naik dari 57,1 pada Mei. Angka di atas 50 mewakili ekspansi.
Di Inggris, data komposit Mei mencapai 61,7 atau turun dari 62,9 belum pernah terjadi sebelumnya, dengan IHS Markit mencatat bisnis melaporkan lonjakan permintaan berkelanjutan. (abg)



























