Indoposonline.NET – PT Hensel Davest Indonesia (HDIT) mengembangkan integrasi ekosistem bisnis financial technology (fintech). Itu penting untuk menangkap peluang pertumbuhan pembelian, dan pembayaran produk secara digital.
Sejumlah aplikasi fintech anak usaha seperti Doeku, Emposh, dan Biropay, nanti dapat terintegrasi pada aplikasi Davestpay, milik perseroan. ”Pandemi tidak menjadi halangan untuk terus memanfaatkan peluang. Salah satunya bidang usaha pembelian produk dan pembayaran secara digital,” tutur Corporate Secretary Hensel Davest Indonesia Ferdiana Tjahjadi, Kamis (22/7).
Baca juga: Bank Central Asia Matangkan IPO Bank Digital, Ini Alasannya
Sekadar informasi, aplikasi Emposh merupakan platform e-commerce untuk Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM). Lalu, Doeku merupakan platform peer-to-peer lending terdaftar OJK memfasilitasi kebutuhan modal usaha UMKM tidak terjangkau bank, dan layanan finansial.
Aplikasi pembantu UMKM lainnya BiroPay. Layanan payment gateway, dan switching pembayaran online menghubungkan UMKM dengan perusahaan finansial teknologi. ”Kami optimistis mampu bersaing dengan perusahaan sejenis, dan bisa menjadi leader pasar Fintech,” imbuhnya.
Baca juga: Terpilih Kembali, Fitria Yusuf Genjot Performa Citra Marga Nusaphala
Kini, Hensel Davest sudah memiliki lebih dari 200 ribu agen pembayaran seluruh Indonesia. Terdiri dari perusahaan swasta, distributor lokal, UMKM, dan perorangan. Hensel Davest fokus pada perdagangan elektronik dengan produk-produk digital. Misalnya, pulsa, token listrik, pembayaran tagihan, pemesanan tiket, dan voucher digital. (abg)



























