• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ketegangan Rusia-Ukraina Warnai Suku Bunga di Wall Street

Sandy H by Sandy H
15 Februari 2022 08:02
Dow Jones

Bursa AS Wall Street menggeliat. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Wall Street melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena aksi jual berlanjut di tengah meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina dan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve AS setelah angka inflasi kian memanas.

Indeks Dow Jones Industrial Average terperosok 171,89 poin atau 0,49 persen, menjadi menetap di 34.566,17 poin. Indeks S&P 500 turun 16,97 poin atau 0,38 persen, menjadi berakhir di 4.401,67 poin. Indeks Komposit Nasdaq terkikis 0,23 poin atau 0,0017 persen, menjadi ditutup di 13.790,92 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi merosot 2,2 persen, memimpin kerugian. Sektor konsumer nonprimer dan komunikasi masing-masing terdongkrak 0,58 persen dan 0,32 persen, hanya dua kelompok yang naik.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Indeks S&P 500 ditutup sedikit lebih rendah, sebagian besar pulih dari aksi jual tajam, karena rencana AS untuk menutup kedutaannya di Kyiv di Ukraina membuat ketegangan geopolitik mendidih.

Pada bel penutupan, indeks Dow Jones Industrial Average bergabung dengan S&P 500 di wilayah negatif, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq berakhir hampir tidak berubah.

Ketiga indeks saham utama AS turun tajam setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan relokasi operasi diplomatik AS ke Ukraina barat, sebagai tanda kemungkinan invasi Rusia yang akan segera terjadi.

Menambah ketidakpastian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan Rabu (16/2/2022) akan menjadi hari serangan. Pejabat Ukraina kemudian mengatakan Zelenskiy tidak memprediksi serangan pada hari itu tetapi menanggapi dengan skeptis terhadap laporan media asing.

Kekhawatiran yang sedang berlangsung atas kebijakan agresif dari Federal Reserve juga telah berkontribusi pada volatilitas pasar baru-baru ini.

“Ada banyak arus silang, banyak potensi negatif di pasar,” kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago.

Menteri luar negeri Prancis mengatakan semuanya sudah siap untuk serangan Rusia dan Eropa siap menjatuhkan sanksi besar-besaran jika itu terjadi.

Baca Juga : BTN Siapkan Suku Bunga Rendah dan Terjangkau, Ini Alasannya 

Kecemasan geopolitik telah membara dalam beberapa pekan terakhir ketika para perunding bergegas untuk menemukan jalur diplomatik ke depan, ketika Rusia mengumpulkan pasukan di sepanjang perbatasan Ukraina.

Namun, kejatuhan pasar akibat gejolak geopolitik cenderung cepat berlalu, menurut data historis.

“Sejarah sebenarnya memberi tahu investor bahwa serangan militer dan teroris cenderung memiliki guncangan berumur pendek karena tidak mengakibatkan resesi global,” kata Sam Stovall, kepala strategi investasi CFRA Research di New York.

Menambah ketidakpastian adalah komentar yang semakin hawkish dari Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard. Dia mengulangi seruannya untuk garis waktu kenaikan suku bunga yang lebih cepat dan mengatakan “kredibilitas bank sentral dipertaruhkan” dalam pertempurannya melawan kenaikan harga.

Data terbaru menunjukkan inflasi AS pada level terpanas dalam beberapa dekade, meningkatkan kekhawatiran bahwa Fed dapat mulai menaikkan suku bunga utama lebih agresif daripada yang diantisipasi banyak orang.

“Pasar sedang ditumbangkan oleh pukulan kombinasi, dengan komentar Bullard serta peningkatan retorika tentang invasi Rusia yang akan segera terjadi,” tambah Stovall.

Musim laporan keuangan perusahaan kuartal keempat mendekati bagian akhir, dengan 358 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari jumlah tersebut, 78 persen telah mengalahkan perkiraan konsensus, menurut data Refinitiv. (abg)

Tags: Jejak Wall StreetSuku Bunga

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Net Visi Media

Saham NETV Konsisten Menguat, Kapan Dicaplok MD Pictures?

7 Agustus 2023 07:27
Adhi Karya

Melangit 47 Persen, Adhi Karya Tahun Lalu Raup Laba Rp81,24 Miliar

10 Maret 2023 11:15
Gempa Cianjur

Semangat 45

26 November 2022 05:27
Bank BTN

Demi Rakyat Kecil, Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal 21 Ribu Unit

17 Juni 2022 09:27
lady gaga

Lady Gaga Tampil di Sekuel Joker 2 sebagai Harley Quinn

14 Juni 2022 10:12
Timnas U-17

Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Presiden FIFA Sanjung Indonesia

24 Juni 2023 21:27
Dua Produser musik Samrei dan Fortebeats Menggebrak Panggung Musik Elektronik

Dua Produser musik Samrei dan Fortebeats Menggebrak Panggung Musik Elektronik

23 Juni 2023 18:32
Tangkapan layar Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers terkait Ratas Evaluasi Mudik Lebaran 2022 yang disaksikan secara virtual, Selasa (24/5/2022)

Kasus COVID-19 Terkendali dalam Evaluasi Mudik Lebaran 2022

24 Mei 2022 20:03
Lea Elfara

Lea Elfara Buka Suara : Saya Tidak Pernah ada Niat Melakukan Tindak Pidana

3 Mei 2021 18:41
Bukalapak.com

Ini Mekanisme Pemesanan Saham IPO Bukalapak

9 Juli 2021 18:17

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu