indoposnews.co.id – Surya Semesta Internusa (SSIA) melunasi obligasi Rp390 miliar. Pelunasan itu atas seluruh bunga dan pokok obligasi. Meliputi, obligasi berkelanjutan I Surya Semesta Internusa Tahap I Tahun 2016 Seri B. ”Pembayaran tidak meleset alias tepat waktu pada Rabu, 22 September 2021,” tutur Herman Gunadi, Corporate Secretary Surya Semesta Internusa, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/9).
Menyusul transaksi pelunasan itu, seluruh kewajiban perseroan mengenai obligasi telah terlaksana. Perseroan bisa fokus melanjutkan pengembangan untuk memburu proyeksi paruh kedua tahun ini. Paruh pertama 2021, membukukan pendapatan senilai Rp870,97 miliar. Turun 40,57 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp1,46 triliun. Rugi periode berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp190,82, dari sebelumnya rugi Rp122,90 miliar.
Baca juga: Kerek Kinerja, Alkindo Naratama Manfaatkan Sampah Kertas
Ebitda turun 152,5 persen menjadi minus Rp24,5 miliar dari sebelumnya Rp46,5 miliar akibat tekanan Ebitda perhotelan 58,1 persen. Posisi kas mencapai Rp1,06 triliun atau naik 32,8 persen dari posisi akhir kuartal pertama 2021 sebesar Rp799,5 miliar. Kenaikan itu, ditopang oleh pinjaman tahap kedua dari International Finance Corporation (IFC) senilai USD45 juta.
Pos aset, total aset naik 3,29 persen sejak awal tahun menjadi Rp7,87 triliun. Jumlah ekuitas turun 4,28 persen menjadi Rp4,04 triliun, dan liabilitas bertambah 66,80 persen menjadi Rp1,06 triliun. (abg)