THR
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari melalui yayasan J99 Foundation membertikan santunan kepada 500 guru ngaji dan takmir masjid se-malang raya

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Bagi – Bagi THR

Indoposonline.net – 500 guru ngaji dan takmir masjid se-malang raya terdampak pandemi COVID-19 mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). Tunjangan tersebut diberikan Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari melalui yayasan nirlaba milik mereka, J99 Foundation. Pelaksanaan pembagian THR dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan dilaksanakan dalam lima sesi.

”Ini kegiatan rutin kami. Sebelumnya di momen lebaran lalu kami juga pernah memberikan THR untuk para guru honorer, salah satu profesi yang paling terdampak pandemi Covid-19,” ujar Gilang Widya Pramana melalui keterangan resminya Minggu (9/5).

Baca juga : Tokopedia Donasi Lebih dari Rp700 Juta untuk Siswa Pra Sejahtera

Gilang menjelaskan J99 Foundation sudah mengumpulkan data para guru ngaji dan takmir masjid sejak beberapa bulan lalu. Sehingga hanya mereka yang mendapat undangan yang bisa mendapat THR. Per sesinya ada 100 penerima THR. Pihak manajemen memberikan penanda di tiap satu meter antrian.Selain itu, mereka juga harus mencuci tangan dan menjaga jarak. “Setiap satu orang mendapat paket parsel lebaran, uang tunai, dan paket buka puasa,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan induk J99 Corp juga sudah melangsungkan pembagian THR kepada karyawan-karyawannya. “Alhamdulillah THR sudah kami bagikan, lalu untuk karyawan berprestasi juga kami berikan bonus khusus berupa satu unit Vespa,” ujarnya.

Baca juga : Galang Dana Untuk NTT, Fanbase dari Rizky Billar dan Lesti Kejora Kumpulkan Rp 182 juta

Sementara itu,  Shandy Purnamasari menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi rutinitas perusahaannya setiap lebaran. Diketahui pada lebaran tahun lalu, J99 Foundation juga turut membagikan THR kepada para guru honorer yang terdampak Covid-19. “Ini kegiatan rutin kami. Sebelumnya di momen lebaran lalu kami juga pernah memberikan THR untuk para guru honorer, salah satu profesi yang paling terdampak pandemi Covid-19,”terangnya

“Semoga para guru ngaji ini bisa merayakan lebaran dengan semangat meski di tengah kondisi pandemi seperti ini,” tambah Shandy. (kar/srv)

Baca juga : Yayasan Bersatu Berbuat Kebaikan Kembangkan Unit Usaha Sosial

User Rating: 5 ( 1 votes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *