Indoposonline.NET – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapat dana hibah senilai Euro1,2 juta dari Badan Pembangunan Perancis atau Agence Francais de Développement (AFD). Dana setara Rp20,55 miliar itu, untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Masang II di Sumatera Barat (Sumbar).
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, hibah itu menjadi dukungan kedua AFD, setelah pada 2017 mendukung studi kelayakan proyek sama. ”Ini akan mendukung Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) dan Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) untuk proyek PLTA Masang II,” tutur Zulkifli usai meneken perjanjian hibah tahap persiapan pembangunan PLTA Masang II, Jumat (18/6).
Baca juga: Gandeng GoLimbah, Ryoona Ajak Konsumen Peduli Lingkungan via (RY)cycle Program
PLTA Masang merupakan proyek pembangunan PLTA run of river dengan perkiraan kapasitas 44 megawatt (MW) diproyeksi beroperasi pada 2027 mendatang. Langkah itu, sekaligus sebagai komitmen perseroan meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.
Sebagai perusahaan listrik negara, PLN telah menetapkan sasaran pengembangan EBT dalam perencanaan jangka panjang untuk perluasan pembangkit. ”Kami akan mempertimbangkan keseimbangan pasokan dan permintaan listrik, potensi sumber daya lokal, keandalan, keberlanjutan, ketahanan energi, dan ekonomi,” ucapnya.
Baca juga: Emiten Gagal Bayar, Ini Formulasi BEI Selamatkan Pemodal
Sementara itu, Country Director AFD Indonesia Emmanuel Baudran menjelaskan, bantuan studi lingkungan dan sosial kepada PLN akan membantu persiapan penyusunan rencana pengelolaan lingkungan dan sosial komprehensif untuk mendukung proyek energi terbarukan, sebagai bagian persiapan proyek. ”PLTA Masang II berkontribusi pada target pemerintah Indonesia memiliki sumber energi terbarukan modern,” tegas Emmanuel. (abg)