indoposnews.co.id – Sepanjang 2025 pasar obligasi korporasi Indonesia mencetak rekor baru. Tercatat sampai November 2025, total penerbitan obligasi dan sukuk korporasi Rp198,81 triliu. Mengalami peningkatan 56,87 persen dibanding episode sama tahun lalu Rp126,73 triliun.
Direktur Utama Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Irmawati menyebut angka tersebut belum memasukkan penerbitan surat utang non-tercatat. Misalnya, private placement bond, medium term notes (MTN), dan surat utang jangka panjang lain diperkirakan mencapai sekitar Rp50 triliun.
Baca juga: Swasta Agresif, Pefindo Catat Mandat Obligasi Korporasi Rp62,37 Triliun
Nah, kalau dikalkulasi angka itu, total penerbitan surat utang korporasi sepanjang 2025 dipastikan melampaui Rp200 triliun, menjadi tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. “Sepanjang 2025, penerbitan obligasi dan sukuk korporasi menunjukkan kinerja sangat solid,” tutur Irmawati.
Sementara itu, dari sisi keseimbangan pasar, nilai penerbitan pada 2025 juga telah melampaui nilai jatuh tempo, menandakan kondisi pasar surat utang korporasi makin sehat, dan ekspansif. (abg)



























