indoposnews.co.id – WIR Asia (WIRG) menyisakan dana initial public offering (IPO) Rp22,01 miliar. Dana taktis tersebut dibiakkan di Bank CIMB Niaga (BNGA) dengan bunga atau bagi hasil 2,5 persen per tahun. Durasi simpanan sepanjang 3 bulan.
Ya, pada 4 April 2022 silam, perseroan mengemas dana IPO senilai Rp416,11 miliar. Nah, dana itu sekitar 85 persen alias Rp335,34 miliar terserap untuk belanja modal, dan modal kerja anak usaha.
Baca juga: Akhir Juni 2024, Merdeka Gold Sedot Biaya Eksplorasi Rp129 Miliar
Selanjutnya, setara 8 persen alias Rp30,79 miliar untuk belanja modal perseroan. Dan, sekitar 7 persen alias Rp27,96 miliar untuk modal kerja perseroan. Praktis hanya untuk pengembangan usaha Rp22,01 miliar alias 5 persen tidak terealisasi.
Perseroan mengemas dana kotor hasil IPO sejumlah Rp431,89 miliar. Lalu, dikurangi biaya jasa penjaminan Rp641,95 juta. Management fee sebesar Rp1,44 miliar. Biaya jasa penjualan Rp641,95 juta. Biaya jasa profesi penunjang pasar modal Rp3,3 miliar. (abg)



























