indoposnews.co.id – Program Rocket You(th)preneurs, From Mustahik to Muzakki, resmi menutup rangkaian inkubasi, dan akselerasi tahunan. Itu dilakukan melalui penyelenggaraan Rocket Day 2025 Graduation & Awarding Ceremony, sebuah momentum puncak kelulusan para wirausaha muda. Peserta telah menjalani proses pengembangan bisnis selama satu tahun penuh bersama Sandination Academy, dan Yayasan Indonesia Setara.
Terpilih 37 dari total 250 brand terbaik dari peserta inkubasi sukses menyelesaikan seluruh fase Rocket: Ignition, Lift-Off, Boost, hingga Orbit, dan dinyatakan lulus. Tahun ini program mencatat pencapaian signifikan, termasuk nilai business connect Rp4,17 miliar. Itu menunjukkan daya tarik bisnis dari para peserta di mata mitra dan investor.
Ajang itu, melahirkan wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja, dan memberi dampak nyata. Selain mencetak wirausaha unggul, program Rocket You(th)preneurs juga fokus pada dampak sosial. Selama satu tahun program berjalan, para peserta telah menciptakan berbagai inisiatif positif.
Baca juga: Solusi Teknologi Andal, Agres Hadir di Harco Mangga Dua
Di antaranya membuka lapangan kerja baru bagi ratusan tenaga kerja muda berbagai daerah. Mengembangkan bisnis bergerak sektor ekonomi kreatif, pendidikan, lingkungan, digital, kesehatan, dan UMKM berbasis komunitas. Mendorong transformasi usaha kecil menjadi bisnis formal, terukur, dan berkelanjutan, sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Lalu, memberdayakan anak muda dari sekolah, kampus, desa babkan perempuan, komunitas lokal, dan pelaku UMKM akar rumput untuk naik kelas melalui kerja kolaboratif dilakukan para peserta Rocket. Menghasilkan produk dan layanan berdampak bagi masyarakat. Misalnya, inovasi berbasis solusi, digitalisasi UMKM, keberlanjutan lingkungan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui teknologi, dan ekonomi kreatif.
Program tersebut menjadi bukti entrepreneurship tidak hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang memberikan nilai, dan perubahan positif bagi Indonesia. Salah satu highlight terbesar tahun ini program fokus melahirkan generasi pengusaha muda Indonesia siap Initial Public Offering (IPO).
Baca juga: Ulang Tahun ke-49 KPR, BTN Sodorkan Kado Istimawa 6 Kota Besar
Melalui kurikulum, mentoring, business coaching, hingga pendekatan financial literacy dan governance, peserta didorong untuk membangun bisnis tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu memenuhi standar perusahaan publik. Rocket You(th)preneurs kini diposisikan sebagai jalur strategis pembibitan calon emiten muda Indonesia.
“Kami ingin Indonesia memiliki banyak pengusaha muda siap masuk pasar global, bahkan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Tahun ini, 37 brand terbaik lahir bukan hanya siap scale-up, tetapi juga kami siapkan menjadi generasi pendiri perusahaan IPO-ready. Ini kontribusi nyata kami untuk ekonomi bangsa di masa depan,” tegas Sandiaga S. Uno, Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy.
Nah, untuk memperkuat ekosistem tersebut, Sandination Academy dan Yayasan Indonesia Setara menjalin kerja sama dengan BEI, dan TICMI. Kolaborasi itu mencakup pembekalan IPO Readiness yaitu edukasi pasar modal, pendampingan bisnis menuju fase pre-IPO, akses awal kepada lembaga investasi & mitra strategis, dan penguatan governance & kelayakan usaha.
Baca juga: Kejahatan Siber Berbasis AI, Fortinet Ingatkan Ini
Kerja sama itu, menjadi langkah konkret dalam menghasilkan deretan young founders siap melangkah ke dunia korporasi, dan menjadi bagian dari generasi baru emiten Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang terbaik dari setiap level Rocket mendapatkan hadiah berupa modal usaha untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis.
Kesempatan berangkat ke China melalui program STRON, sebuah inisiatif global exposure untuk mempersiapkan mereka dalam mengikuti international conference, melakukan global pitching, dan memperluas jejaring bisnis internasional (global networking). Kesempatan itu, menjadi batu loncatan penting agar para founder mampu melihat peluang pasar global, memperkuat inovasi, dan mempersiapkan diri menuju fase global-ready dan IPO-ready.
Acara Rocket Day 2025 turut menghadirkan tokoh-tokoh nasional, antara lain Jeffery Hendrik Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Maman Abdurrahman Menteri UMKM, dan Ferry Juliantono Menteri Koperasi. Program itu dipimpin dua tokoh utama Erna Usman Executive Director Yayasan Indonesia Setara, Reni Fitriani Founder & Program Director Sandination Academy.
Keduanya menyatakan komitmen untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang menghasilkan pelaku usaha muda yang kuat secara mental, finansial, dan struktural, sehingga mampu bersaing tidak hanya di pasar Indonesia, tetapi juga pasar global. Dengan berakhirnya Rocket Day 2025, generasi pengusaha muda, kini memasuki babak baru untuk membawa perubahan nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. Mereka diharapkan menjadi lokomotif bagi tercapainya Indonesia Emas 2045 melalui kewirausahaan berkelanjutan, inovatif, dan berdampak. (abg)


























