• Redaksi
Rabu, Januari 21, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline

PBB Peringatkan Kondisi Ekonomi Afghanistan

Sandy H by Sandy H
10 September 2021 08:10
afghanistan

Marinir AS bersama Satuan Tugas Udara-darat Laut Tujuan Khusus - Tanggap Krisis - Komando Pusat, memberikan batuan selama evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, di Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Lance Cpl. Nicholas Guevara/U.S. Marine Corps/Handout via REUTERS/AWW/djo (via REUTERS/US MARINES)

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan pada Kamis (9/9) bahwa pembekuan miliaran dolar aset Afghanistan untuk menjauhkan mereka dari tangan Taliban pasti akan memicu “kemerosotan ekonomi yang parah”.

Pembekuan dana, kata PBB, juga dapat mendorong jutaan lebih banyak warga Afghanistan ke dalam kemiskinan dan kelaparan.

Utusan khusus PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons, mengatakan perlu ditemukan cara agar uang cepat mengalir ke negara itu “untuk mencegah kehancuran total ekonomi dan tatanan sosial”.

Baca Juga

Serukan Pembaruan UU Kewarganegaraan, Ini Tindakan HAKAN

Dongkrak Kualitas Pendidikan Indonesia, PSF Gandeng SCSA Western Australia

Amarah Beliung

Film Dokumenter Jadi Literasi Digital Pekerja Migran Menangkal Terorisme 

Lyons juga mengingatkan bahwa perlu dipastikan dana tersebut tidak disalahgunakan oleh Taliban. Ia mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa Afghanistan dapat diatur “kembali dari generasi ke generasi.”

“Ekonomi harus dibiarkan bernapas selama beberapa bulan lagi, memberi Taliban kesempatan untuk menunjukkan fleksibilitas dan keinginan tulus untuk melakukan hal-hal yang berbeda kali ini, terutama dari perspektif hak asasi manusia, gender, dan kontraterorisme,” kata Lyons kepada dewan yang beranggotakan 15 orang itu.

Sebagian besar aset bank sentral Afghanistan senilai 10 miliar dolar AS (sekitar Rp145 triliun) diparkir di luar negeri. Aset-aset itu dianggap sebagai instrumen kunci bagi Barat untuk menekan Taliban.

Baca juga : Mengenal Calya Siswi MAN 1 Yogya Jadi Delegasi Konferensi Virtual Internasional PBB

Departemen Keuangan AS mengatakan Amerika Serikat tidak mengurangi sanksi Taliban atau melonggarkan pembatasan akses kelompok Islamis itu ke sistem keuangan global.

Dana Moneter Internasional juga telah memblokir Taliban dari mengakses sekitar 440 juta dolar (sekitar Rp6,2 triliun) dana cadangan darurat baru.

“Taliban mencari legitimasi dan dukungan internasional. Pesan kami sederhana: legitimasi dan dukungan apa pun harus diperoleh dengan melakukan pencapaian,” kata diplomat senior AS Jeffrey DeLaurentis kepada Dewan Keamanan.

Rusia dan China sama-sama berpendapat bahwa aset Afghanistan tidak boleh dibekukan.

Baca juga : Presiden Haiti Jovenel Moise dibunuh, ini reaksi Dewan Keamanan PBB

“Aset-aset ini milik Afghanistan dan harus digunakan untuk Afghanistan, bukan dipakai sebagai pengaruh untuk melancarkan ancaman atau pengekangan,” kata Wakil Duta Besar China untuk PBB Geng Shuang.

Perempuan dan Anak Perempuan

Pada awal 2021, setengah dari populasi Afghanistan –lebih dari 18 juta orang– membutuhkan bantuan.

Program Pembangunan PBB memperingatkan pada Kamis bahwa Afghanistan menghadapi kemiskinan universal pada pertengahan tahun depan.

Taliban pada Agustus merebut kekuasaan setelah 20 tahun lalu digulingkan oleh invasi pimpinan AS karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Duta Besar Afghanistan untuk PBB Ghulam Isaczai, yang ditunjuk oleh pemerintah dukungan AS yang digulingkan oleh Taliban, mendesak Dewan Keamanan untuk “menahan pengakuan apa pun dari pemerintah mana pun di Afghanistan kecuali jika itu benar-benar inklusif dan dibentuk atas dasar kehendak rakyat.”

Para pemimpin Taliban telah bersumpah untuk menghormati hak-hak perempuan sesuai dengan syariah, atau hukum Islam.

Baca juga : Angelina Jolie Perjuangkan Hak Anak Lewat Buku

Di bawah aturan 1996-2001 mereka, perempuan tidak bisa bekerja dan anak perempuan dilarang sekolah. Perempuan harus menutupi wajah mereka dan ditemani oleh kerabat laki-laki ketika mereka meninggalkan rumah.

Lyons mengatakan PBB menerima laporan yang meningkat bahwa pembatasan seperti itu kembali diberlakukan pada hak-hak perempuan.

“Mereka membatasi akses anak perempuan ke pendidikan di beberapa daerah dan membubarkan Departemen Urusan Perempuan di Afghanistan,” tambahnya.

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Malala Yousafzai, yang ditembak oleh seorang pria bersenjata Taliban di Pakistan saat ia pulang sekolah pada 2012, mendesak Dewan untuk mengakui “pendidikan bagi anak perempuan adalah alat yang ampuh untuk membangun perdamaian dan keamanan” serta melindungi perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

“Saya meneriakkan suara saya untuk hak setiap gadis untuk pergi ke sekolah. Saya melihat seorang pria bersenjata menghentikan bus sekolah saya, memanggil nama saya, dan menembakkan peluru ke arah saya. Saya waktu itu berusia 15 tahun,” katanya kepada Dewan Keamanan, Kamis.

“Ini adalah kisah yang mungkin bisa terjadi pada banyak gadis Afghanistan jika kita tidak bertindak,” kata Malala. (mid)

Baca juga : Bank DBS Indonesia Paparkan Komitmen Dukung Program Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Tags: afghanistanbacaajaindoposnews.co.idindoposnewsindoposonlineinternasionalPBB

Berita Terkait

Serukan Pembaruan UU Kewarganegaraan, Ini Tindakan HAKAN
Headline News

Serukan Pembaruan UU Kewarganegaraan, Ini Tindakan HAKAN

2025/11/06
Dongkrak Kualitas Pendidikan Indonesia, PSF Gandeng SCSA Western Australia
Headline jabodetabek

Dongkrak Kualitas Pendidikan Indonesia, PSF Gandeng SCSA Western Australia

2024/08/02
Amarah Beliung
Headline News

Amarah Beliung

2024/05/25
Film Dokumenter Jadi Literasi Digital Pekerja Migran Menangkal Terorisme 
Headline News

Film Dokumenter Jadi Literasi Digital Pekerja Migran Menangkal Terorisme 

2024/04/20
Malam Puncak Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2023 digelar di Desa Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (24/11/2023). Lomba Desa Wisata Nusantara sebagai bentuk apresiasi untuk desa-desa yang telah berhasil merintis dan mengembangkan obyek wisata melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Budaya

Malam Puncak Lomba Desa Wisata Nusantara Dongkrak Geliat Wisata di Indonesia

2023/11/26
Makin Keren, BTN Mobile Bisa Beli Tiket Kereta Whoosh
Ekonomi

Makin Keren, BTN Mobile Bisa Beli Tiket Kereta Whoosh

2023/11/02

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Astra Agro Lestari

Tumbuh Tipis, Astra Agro Jaring Laba Rp801 Miliar

2 November 2024 09:27
Sidomulyo

PKPU Beres, Sidomulyo Selaras Fokus Dongkrak Kinerja 

23 Maret 2022 17:30
Trimegah

Wow! Sekuritas Boy Thohir Borong 6,63 Persen Saham Indomobil Rp299 Miliar

12 Juni 2023 09:27
Trikomsel Oke

Upgrade Performa, Trikomsel Oke Operasikan 40 Toko Offline

11 Januari 2024 10:27
Lea Elfara

Penyanyi Lea Elfara Disebut-sebut Lakukan Pencemaran Nama Baik

24 Maret 2021 23:27 - Updated on 3 Mei 2021 19:31
Drama baru Yoon Kye Sang dan Seo Ji Hye, Kiss Sixth Sense merilis poster. (foto : indoposnews/soompi)

Yoon Kye Sang dan Seo Ji Hye Bikin Baper Fans di Poster Sixth Sense

20 April 2022 05:59
Trisula Edan

Trisula Edan

8 Juli 2023 05:27
Lindungi Investor, Polri Kawal Keamanan Kawasan Jababeka

Lindungi Investor, Polri Kawal Keamanan Kawasan Jababeka

13 Agustus 2024 18:27
Tahun Politik, Surya Biru Murni Acetylene Siap Hadapi Prospek Cerah

Punya Pelanggan Kakap, Penjualan Surya Biru Murni Terus Meningkat

13 November 2023 09:27
Arsip - Aktivitas pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Minggu (30/1/2022). Pemerintah Pusat meningkatkan kapasitas mal menjadi 60 persen saat PPKM dinaikkan menjadi level tiga, 8-14 Februari 2022.

PPKM level 3, Kapasitas Tempat Usaha di DKI 60 Persen

8 Februari 2022 09:18

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu