• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Show of Force Banser

abu by abu
8 Februari 2023 05:27
Show of Force

Anggota Banser kala beraksi dalam satu Abad NU. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – SAYA tawakal di tengah jalan tol. Apa boleh buat. Harapan bisa satu panggung lagi bersama Habib Syech, kemarin pagi, kandas. Saya pun hanya bisa mengikuti puncak acara Hari Lahir satu abad Nahdlatul Ulama dari layar handphone di dalam mobil. Dalam keadaan normal jarak rumah saya ke stadion Sidoarjo itu 20 menit. Lewat tol. Kalau saya berangkat 04.15 (habis Subuh) mestinya sempat ikut salawatan bersama Habib Syech pukul 05.00.

Begitu masuk pintu tol Waru, kendaraan sudah padat. Lalu berhenti total sekitar 3 km dari rest area Sidoarjo. Di depan saya terlihat mobil pakai sirine. Tidak ada gunanya. Di belakang saya juga ada mobil bersirine. Tidak berkutik. Penumpang di mobil depan saya turun: seorang jenderal bintang satu. Ia putuskan untuk meninggalkan mobil: jalan kaki. Saya pun ingin memutuskan hal yang sama: toh tinggal sekitar 6 km lagi. 

Dengan jalan cepat, bisa ditempuh dalam satu jam. Jam sudah 06.00 bisa tiba di stadion. Toh acara intinya jam 07.00. Saya tidak mungkin meninggalkan mobil. Kalau saja yang mengemudikan mobil Kang Sahidin saya bisa lakukan itu. Tapi yang memegang kemudi kemarin adalah Dirut Harian Disway, Tomy C. Gutomo. Tidak mungkin saya tinggalkan sendirian. Toh saya hanya undangan biasa, meski ada stempel VVIP.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Elastisitas Fikih 

Saya bukan petugas keamanan atau petugas acara. Saya harus menerima keadaan apa adanya. Toh tidak sendirian. Berpuluh-puluh bus juga berhenti total di jalan tol ini. Sampai berjajar tiga. Banyak penumpangnya turun. Duduk-duduk di bawah pohon di dekat pagar jalan tol. Saya juga turun dari mobil: menghilangkan penat. Di situ, di tengah jalan tol itu, bertemu banyak pengurus wilayah dari berbagai daerah. 

Juga bertemu warga NU dari berbagai cabang dan ranting: Trenggalek, Ngawi, Ponorogo, Bojonegoro, Lamongan, Tuban…. Saya lihat ada taksi di tengah lautan mobil macet itu. Alangkah mahalnya ongkos taksi itu nanti. Argo jalan terus. Sudah dua jam. Masih ada tiga atau empat jam lagi. Pak Tomy menawari penumpangnya masuk ke mobil kami. Bisa. Mau. Ternyata dua orang Wakil Ketua PW NU Kaltim.

Mereka kirim 200 Banser ke Sidoarjo: naik kapal laut. Ketika Wapres KH Ma’ruf Amin membaca doa penutupan: kami masih di tengah jalan tol yang sama. Satu jam kemudian jalur paling kanan tol itu bisa bergerak. Pelan-pelan kami bisa sampai pintu keluar tol di dekat stadion. Tapi pintu itu ditutup. Kami harus melaju ke arah Porong/Malang. Kami pun meninggalkan Sidoarjo tanpa mampir stadion. Toh acara sudah selesai.

Baca juga: Era Fikih Peradaban 

Toh saya sudah bisa mengikuti seluruh acara lewat HP. Memang layar HP itu kecil sekali. Atraksi Banser yang paling saya tunggu tidak tergambar terlalu jelas. Yang terdengar sangat jelas adalah pidato ketua panitia satu abad NU: Menteri BUMN Erick Thohir. Dengan baju Bansernya. Ia anggota Banser. Anggota beneran. Banser besertifikat. Bagi saya yang paling menarik bagian akhir pidatonya: satu kalimat itu. 

Yang Anda juga pasti mengingat kalimat itu dan memperhatikan. Tentu saya juga memperhatikan Ibu Megawati Sukarnoputri. Wajahnya sering tampil di layar. Kali ini, tumben, tidak pakai kerudung. Saya tidak bisa menebak makna ekspresi wajah Ibu Megawati Soekarnoputri kemarin pagi. Yakni saat beliau menyaksikan 12.000 personel Banser in action di stadion itu. Ibu Mega, sebagai ketua umum PDI Perjuangan juga dikenal punya pasukan Merah-Hitam. 

Yang juga disebut Satgas Banteng. Saya berdoa dalam hati: semoga Banser in action ini tidak menggerakkan hati Ibu Mega untuk mengadakan apel besar Satgas Banteng. Toh belum ada momentum 100 tahun. Atraksi Banser terlihat sangat dominan di acara puncak satu abad NU ini. Mungkin penampilan Banser ini paling diingat dari Satu Abad NU. Urutan kedua: sosok pembaca Alquran di awal acara. Bacaan, lagu, dan kemerduan suaranya hebat sekali: 

Baca juga: Satu Abad NU

Sayyid Zulfikar Basyaiban. Orang Sidoarjo. Stadion ini terlalu kecil untuk perhelatan begitu besar. Kalau hanya dilihat di dalam stadion kesannya: kurang massal. Tribun keliling itu terlihat tidak banyak orang. Padahal, sudah terisi penuh. Seandainya antara tribun, dan pasukan Banser itu dibolehkan diisi 10.000 Nahdliyin kesan massalnya akan kuat. Padahal, di luar stadion itu setidaknya ada 1 juta orang. Warga Nahdliyin dari segala penjuru. 

Mereka tidak terjangkau oleh kamera dalam stadion. Untung kamera juga tidak bisa menjangkau banyaknya sampah  berserakan. Presiden Jokowi menyampaikan pidato pendek. Mungkin Pak Jokowi ikut merasakan matahari sudah kian menyengat. Tentu saya juga menunggu acara paling penting di mata saya: Fikih Peradaban. Yakni laporan hasil Muktamar I Fikih Peradaban (lihat Disway 4 Februari 2023). Ternyata hasil Muktamar itu dibacakan oleh dua orang: 

Baca juga: Spesial Kado

kiai cum penyair KH Mustofa Bisri dan Yenny Wahid. Kiai Mustofa Bisri membacakan versi bahasa Arabnya, Mbak Yenny membaca versi bahasa Indonesia. Cara penyampaian seperti itu rasanya karena PBNU ingin hasil Muktamar Fikih Peradaban itu harus dipahami juga oleh dunia Islam di Timur Tengah.

Saya pun keluar dari tol di exit Tanggulangin. Lalu sebelum masuk kota Sidoarjo saya belok ke timur. Ke arah jalan lingkar timur Sidoarjo. Tembus di bundaran Aloha. Saya pun sampai rumah lagi pukul 12.00. Saya hitung, 8 jam saya di dalam mobil kemarin pagi itu. Saya gagal masuk acara satu abad NU, tapi saya simpan undangan VVIP itu. (Dahlan Iskan)

 

Tags: Banserdahlan iskandiswayFikih PeradabanMacet TotalSatu Abad NUShow of Force

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Bank BTN

Penuhi Perumahan Milenial, Bank BTN Siap Gandeng BUMN Lain 

3 April 2022 14:00
Saratoga

Sejumlah Pentolan Borong 4,07 Juta Saham Saratoga Rp9,9 Miliar

6 Juli 2022 15:27
wulan guritno

Wulan Guritno Menjanda Lagi

8 April 2021 14:08
ist

Bantu Penyandang Penyakit Langka Cornelia de Lange Syndrome dengan Solo Cycling

16 Maret 2023 20:42
LANY Gelar Konser di Jakarta

LANY Gelar Konser di Jakarta

26 Mei 2022 14:20
india

Pemerintah “STOP” Visa Bagi yang Pernah atau Kunjungi India

23 April 2021 16:33 - Updated on 24 April 2021 17:00
rupiah

Rupiah Berpotensi Melemah

29 Oktober 2021 10:30
Tangkapan layar Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memaparkan terkait pidana ancaman hukuman mati bagi koruptor di Jakarta, Kamis (18/11/2021). ANTARA

Koruptor di Hukum Mati, ini Kata Jaksa Agung Burhanuddin

19 November 2021 00:20
Aktiivis 98 Adian Napitupulu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc/aa.

Presiden RI Joko Widodo Undang Aktivis 98 ke Istana

15 Juli 2022 15:15
Kerek Kontribusi, Waskita Karya Suntik Modal TJT Rp33,98 Miliar

Kerek Kontribusi, Waskita Karya Suntik Modal TJT Rp33,98 Miliar

23 Desember 2023 11:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu