• Redaksi
Minggu, Januari 18, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Elastisitas Fikih

abu by abu
6 Februari 2023 07:27
PBNU

Logo Satu Abad NU

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – KETIKA belum ada negara, alangkah bebasnya manusia. Bisa pergi ke mana saja. Orang Bugis sampai ke Afrika Selatan. Orang Fujian sampai ke Sumbawa. Ketika ditanya akan ke mana, kakek Karmaka Suryaatmaja hanya menjawab: “xia nan yang”. Artinya: turun ke laut selatan. Tidak ada suatu negara yang dituju. Kapalnya terus berlayar ke Selatan. Sampailah ke pelabuhan lantas dikenal sebagai Sunda Kelapa. 

Karmaka, yang masih bayi hampir dibuang ke laut. Bayi Karmaka menderita sakit parah. Takut menular. Akhirnya Karmaka disembuhkan di dalam kapal. Baru bisa ke daratan Jawa. Akhirnya sampai ke Bandung. Kawin di Bandung. Ketika negara dibentuk, ia jadi warga negara Indonesia. Lalu berjuang untuk bisa hidup di rantau. Sukses. Jadi pemilik bank NISP –kini OCBC NISP. Ketika dunia dikapling-kapling jadi negara, mulailah aturan hidup berubah total. 

Ketika ”kapling” itu masih dalam bentuk kerajaan atau kekaisaran, batas-batasnya masih lentur. Tapi begitu menjadi negara manusia terkurung di kurungan-kurungan negara. Apalagi setelah ada batas negara. Ada paspor. Ada visa. Ada imigrasi. Ada bea cukai. Bagi kita yang, lahir setelah ada negara, kita tidak bisa membayangkan bagaimana hidup tanpa negara. Apakah dunia kian tertib, aman, sejahtera, setelah ada negara-negara? 

Baca Juga

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun

Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar

Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)

Baca juga: Era Fikih Peradaban

Sudah pasti, perang antar suku, antar kelompok, antar kerajaan berkurang secara drastis. Ada aturan yang akan menjerat mereka yang berkelahi. Aturan itu yang kita sepakati ketika membentuk negara. Lantas terbentuklah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB): mengatur hubungan antarnegara. Secara internasional negara menjadi terikat pada aturan bersama di PBB. Secara nasional warga negara mengikatkan diri pada aturan-aturan negara. 

Maka sejak itu lantas ada aturan pribadi, aturan keluarga, aturan agama, dan aturan negara. Antarkeluarga ada aturannya. Antarpenganut agama ada aturannya. Antarwarga negara juga ada aturannya. Bahkan antarnegara sesama anggota PBB ada aturannya. Bolehkah perseorangan mengingkari aturan-aturan bersama itu? Dulu, ketika aturan hidup orang Islam dirumuskan dalam fikih, saat itu belum ada negara. 

Fikih bisa mengikat perilaku perseorangan secara sempurna. Tanpa ada kekhawatiran terbentur dengan aturan lain di luar itu. Demikian pula di Kristen. Maka Muktamar Fikih Peradaban yang berlangsung di Surabaya hari ini sangat menarik. Itulah Muktamar I Fikih Peradaban. Yang akan merumuskan aturan-aturan fikih yang mampu mendukung kemajuan peradaban manusia. Yang akan disusul dengan muktamar ke II dan seterusnya.

Baca juga: Satu Abad NU

“Kalau bisa setiap tahun. Atau dua tahun sekali,” ujar KH Yahya Staquf, ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). “Harus selalu di Indonesia. Dan yang menyelenggarakan PBNU,” ujar Kiai Staquf saat podcast bersama saya Sabtu lalu. Prakarsa seperti ini dimaksudkan  agar Islam bisa menjadi agama rahmatan lil alamin. Bisa menghindarkan bumi dari kerusakan. Atau bahkan kehancuran.

Benturan peradaban, bisa datang dari benturan antar agama. “Kalau itu terjadi, kiamat akan datang lebih awal. Bukan kiamat yang datang seperti yang diajarkan,” ujar Kiai Staquf.

Baca juga: Soal Pencopotan Simbol Gereja, Simak Ini Respons Mantan Ketua PBNU Said Aqil Siradj 

Pembahasan Fikih Peradaban itu ternyata sudah dimulai sejak Kiai Staquf terpilih sebagai ketua umum PBNU tahun lalu. Sampai saat ini sudah dilakukan 280 kali pembahasan. Di pesantren-pesantren terkemuka di lingkungan NU. Juga di lembaga kajian. 

“Kiai-kiai kita di kampung itu hebat-hebat. Mereka pemikir keagamaan mumpuni,” ujarnya. Boleh dikata Muktamar Fikih Peradaban hari ini muara dari 280 halaqah Fikih Peradaban berbagai pesantren itu. Hasil Muktamar ini akan dilaporkan di puncak acara Harlah ke-100 NU di Stadion Gelora Delta,  Sidoarjo, 7 Februari 2023. Yang sudah disepakati, salah satunya, ajaran Islam itu ada harus tetap, tapi ada bisa berubah. Dan bisa berubah itu jauh lebih banyak. (Dahlan Iskan)

 

Tags: 100 TahunElastisitas FikihFikih PeradabanHarlahOrmas Terbesar DuniaPBNUSatu Abad NU

Berita Terkait

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri langsung pertandingan final Liga Desa 2026 yang digelar di Lapangan Songgo Langit, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2026)
News

Dari Desa untuk Prestasi: Mendes Yandri Saksikan Final Dramatis Liga Desa 2026 di Boyolali

2026/01/14
Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun
Ekonomi

Rebranding e’Batarapos, BTN Target Dana Murah Rp5 Triliun

2026/01/11
Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar
Ekonomi

Simak! Ini Jadwal Saham Bonus Jaya Makmur Rp525,36 Miliar

2026/01/11
Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)
Ekonomi

Lagi! UBS Buang 289,62 Juta Grup Bakrie (BUMI)

2026/01/11
Obligasi Chandra Asri Kantongi Rating idAA-
Ekonomi

Obligasi Chandra Asri Kantongi Rating idAA-

2026/01/11
Antam Habiskan Biaya Eksplorasi Rp245,76 Miliar
Ekonomi

Antam Habiskan Biaya Eksplorasi Rp245,76 Miliar

2026/01/11

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Koordinator BEM Nusantara untuk Pulau Jawa Ahmad Marzuki usai bertemu Dewan Pertimbangan Presiden, di Jakarta, Jumat (8/4/2022). ANTARA/Indra Arief Pribadi

BEM Nusantara Belum Memastikan Turun ke Jalan

8 April 2022 19:59
Seorang pelanggan memegang Apple iPhone 13 pro warna hijau baru tak lama setelah mulai dijual di dalam Apple Store di 5th Avenue di Manhattan di New York City, New York, AS, 18 Maret 2022. (REUTERS/Mike Segar)

Apple Hadirkan iOS 16 dengan Beragam Fiture

7 Juni 2022 15:01
Jokowi

Tahun Depan, Jokowi Patok Dividen BUMN Rp35,6 Triliun

18 Agustus 2021 09:57
Bumi Serpong Damai

Paraga Borong 6,51 Juta Saham Bumi Serpong Damai Rp6,75 Miliar

6 Januari 2022 19:27
Diam-Diam, Suge Talesta Borong 190,42 Juta Saham Bintang Oto Global

Diam-Diam, Suge Talesta Borong 190,42 Juta Saham Bintang Oto Global

24 Januari 2024 14:27
Surplus 151 Persen, Mitra Investindo Toreh Pendapatan Rp306 Miliar

Surplus 151 Persen, Mitra Investindo Toreh Pendapatan Rp306 Miliar

29 Maret 2024 07:27
Musim Terakhir Film ‘Walking Dead’ Rilis Trailer Pertama

Trailer The Walking Dead Musim Terakhir

25 Juli 2021 13:12
PLN

Listriki Daerah 3T, PLN Hadirkan Inovasi SuperSUN

28 Maret 2022 07:30
tangkapan layar Sinetro Dari Jendela SMP (indoposonline.NET)

Wulan Pergi, Berikut Sinopsis “Dari Jendela SMP” Kamis, 24 Juni 2021

24 Juni 2021 15:33
GSMF

Parah! Equity Development Akumulasi Rugi Rp1 Triliun

17 Agustus 2024 07:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu